Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Terjadi Tiga Hari, Ini Serba-Serbi Fenomena Hunter's Moon

Senin 14 Oct 2019 05:01 WIB

Red: Andri Saubani

Bulan purnama

Bulan purnama

Foto: AP/Ted S. Warren
Fenomena Hunter's Moon terjadi selama tiga hari mulai dari 13 Oktober 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Adysha Citra Ramadani

hunter's moon merupakan salah satu fenomena bulan penuh yang menarik untuk disaksikan. fenomena alam ini akan terjadi selama tiga hari mulai dari 13 Oktober 2019 pukul 17.08 Waktu Musim Panas Timur (EDT) atau mulai 14 Oktober 2019 pukul 04.08 WIB.

Hunter's Moon merupakan fenomena bulan penuh kesepuluh yang terjadi sepanjang 2019. Fenomena bulan penuh yang terjadi pada Oktober ini, sisi bulan yang menghadap Bumi akan disinari oleh matahari secara penuh.

Hunter's Moon merupakan nama tradisional yang disematkan untuk bulan penuh di musim gugur, yang biasanya terjadi pada Oktober. Hunter's Moon merupakan fenomena bulan penuh yang terjadi setelah fenomena bulan penuh Harvest Moon.

Menurut Farmers' Almanac, nama Hunter's Moon' berasal dari suku asli Amerika. Seperti dilansir CNN, hewan akan muncul ke ladang setelah musim panen (harvest).

Bulan penuh yang muncul setelah musim panen akan membuat para pemburu lebih mudah melihat rusa maupun binatang lain. Hal ini akan membuat para pemburu lebih sukses untuk menangkap hewan buruan di tengah kegelapan.

Di sisi lain, ladang yang baru dituai pada saat Harvest Moon lebih memudahkan pemburu untuk melihat hewan yang datang ke ladang untuk menyantap sisa-sisa panen. Kondisi ladang yang sudah dituai juga lebih memudahkan pemburu untuk melihat ada atau tidaknya rubah dan serigala yang mungkin akan menyerang pemburu.

"Beberapa orang percaya bahwa bulan penuh ini disebut Hunter's Moon karena ia memberi sinyal waktu untuk pergi berburu sebagai persiapan untuk musim dingin," jelas keterangan dalam Farmers' Almanac.

Seperti dilansir Express, ada dua waktu terbaik untuk menyaksikan Hunter's Moon. Kedua waktu tersebut adalah di waktu bulan terbit dan di waktu bulan terbenam. Pada kedua waktu ini, Hunter's Moon bisa disaksikan dengan baik karena bulan tampil dekat dengan horison.

Hunter's Moon pada 2019 akan terjadi selama tiga hari. Kemunculan pertama Hunter's Moon akan terlihat pada Ahad (13/10) pada pukul 17.08 Waktu Musim Panas Timur (EDT) atau Senin (14/10) pukul 04.08 WIB. Kemunculan Hunter's Moon akan berakhir pada 15 Oktober 2019 waktu bagian EDT atau 16 Oktober 2019 waktu Indonesia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA