Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Kenali Ciri Anak yang Alami Perundungan Online

Ahad 13 Oct 2019 17:13 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Cyberbullying

Cyberbullying

Foto: BBC
Jika anak tak terbuka, orang tua perlu mengenali ciri anak yang mungkin mengalaminya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 43 persen  anak muda di bawah 17 tahun melaporkan telah mendapatkan perundungan secara online. Dengan angka seperti itu, ada kemungkinan anak Anda mengalami hal yang serupa.

Bagaimana orang tua dapat mengetahui apakah anak mereka mengalami perundungan online, jika para orang tua tidak mau terbuka kepada  anak tentang hal itu? Psikolog Klinis dan Ahli Cyber Jordan Foster dari ySafe menunjukkan bahwa tanda-tandanya mungkin tidak selalu jelas bagi orang tua. Namun Anda bisa mencari tahu berdasarkan ciri-ciri berikut.

Merahasiakan perangkat mereka
Anak-anak terutama remaja secara alami memang cenderung merahasiakan perangkat mereka untuk menjaga privasinya. Namun, jika sikap tersebut berlebihan, seperti meninggalkan ruangan saat menggunakan ponsel, maka boleh jadi inilah tanda mereka mengalami perundungan.

Mereka terus-menerus memeriksa ponsel
Biasanya orang tua beranggapan jika anaknya sedang dirundung, maka mereka tidak mau melihat ponsel mereka. Namun, menurut Jordan justru sebaliknya, saat anak  dirundung secara online, mereka akan terus menerus memeriksa perangkatnya.

Mereka tidak ingin pergi ke sekolah
Jika anak Anda biasanya senang dan semangat pergi ke sekolah, namun tiba-tiba mereka berubah. Maka ini tanda lain anak Anda mendapatkan perundungan. “Meskipun intimidasi mungkin terjadi secara online, mereka masih akan merasa malu untuk pergi ke sekolah dan menghadap temen-teman mereka yang tahu tentang intimidasi atau mengambil bagian di dalamnya,“ kata Jordan.

Tampak cemas atau murung
Ini adalah tanda paling nyata dari intimidasi dunia maya. Jika anak Anda tampaknya stres dan menarik diri atau emosional maka pasti ada sesuatu yang salah. Mengatasi masalah bisa sangat sulit, tetapi ketekunan adalah kuncinya.

Lalu, apa yang bisa dilakukan orang tua?
Kadang-kadang sangat sulit bagi remaja untuk mengakui bahwa mereka ditindas secara online.  Mereka khawatir orang tua akan campur tangan atau bahkan mengambil perangkat mereka. Tapi, perlu diingat bahwa sangat penting untuk berbicara dengan mereka tentang hal ini.

Langkah awal yang orang tua bisa lakukan adalah membuat anak bercerita tentang perundungan yang mereka alami. Selanjutnya, para orang tua dan anak-anak berusaha bersama-sama menyelesaikan masalah tersebut.

Penindasan dunia maya terjadi dalam berbagai tingkat, jadi penting untuk mendapatkan pemahaman penuh tentang tingkat keparahan penindasan. Jika Anda mencurigai anak Anda sedang diintimidasi, coba cari tahu platform media sosial tempat  mereka dirundung. Jika perundungan tersebut bisa dihapus, maka orang tua harus menghapusnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA