Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Tanda-Tanda Jantung dalam Kondisi tidak Baik

Rabu 09 Oct 2019 16:40 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Nora Azizah

Kesehatan Jantung (Ilustrasi)

Kesehatan Jantung (Ilustrasi)

Foto: Pxhere
Anda perlu waspada bila memiliki tanda-tanda tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berdasarkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, setiap tahunnya di Amerika Serikat (AS) saja, ada sekitar 610.000 orang meninggal karena jantung. Hal tersebut nyatanya dialami oleh pria dan wanita karena berbagai alasan tertentu ataupun gaya hidup masing-masing.

Meskipun demikian, dilansir dari boredpanda, Rabu (9/10) ada beberapa peringatan yang bisa menjadi acuan, terkait masalah jantung yang harus diwaspadai. Diantaranya adalah.


Nyeri yang menyebar ke lengan
Di urutan pertama, tanda bisa berupa rasa sakit di lengan. Kebanyakan pria akan mengalami sakit di lengan kiri, berbeda dengan wanita yang mengalaminya di salah satu atau keduanya, bahkan tak jarang juga para wanita mengalami sakit berlebih di siku sebelum mengalami serangan jantung. Ini terjadi karena rasa sakit dari jantung bergerak ke sumsum tulang belakang, di mana banyak saraf tubuh yang terhubung.


Batuk yang tidak kunjung berhenti
Memang bahwa batuk berasal dari berbagai masalah, di urutan kedua ini, batuk juga menjadi tanda penyakit kardiovaskular. Namun nyatanya, batuk terus-menerus yang mengandung darah sangat umum terjadi pada gagal jantung.


Tingkat kecemasan yang ekstrem dan tidak biasa
Hingga kini, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang menderita kecemasan ekstrem sejak awal kehidupannya rentan terhadap penyakit jantung.  Kecemasan dapat disebabkan oleh gaya hidup yang sangat menegangkan atau berbagai gangguan, termasuk gangguan panik dan fobia. 


Kaki bengkak
Di urutan ke empat, tanda bisa berupa cairan dari pembuluh darah bocor ke jaringan di sekitarnya, sehingga kaki yang kemudian mengalami bengkak. Maka jika mengalami hal tersebut, diduga juga ke depannya akan merembet. Hal tersebut umum dikenal sebagai edema perifer, di mana banyak orang juga yang mengidapnya, meski tidak memiliki penyakit jantung. 

Kurang nafsu makan dan merasa mual
Banyak pasien yang menderita penyakit jantung menunjukan kurang nafsu makan atau mual, bahkan jika hanya makan sedikit saja. Hal tersebut dikarenakan, adanya penumpukan cairan di sekitar hati dan usus yang mengganggu pencernaan. Oleh sebab itu, gejala-gejala ini biasanya diikuti oleh sakit perut dan jika memang mengalami semua hal tersebut bersama-sama, maka harus segera mengunjungi dokter.

Baca Juga


Ruam kulit atau bintik-bintik yang tidak biasa
Berdasarkan penelitian terpisah yang dilakukan oleh The Journal of Allergy and Clinical Immunology dan Journal of American College of Cardiology menunjukkan bahwa eksim dan herpes zoster adalah faktor risiko tinggi penyakit jantung.  Dua penelitian tersebut nyatanya menunjukan bahwa penderita eksim, memiliki kemungkinan 48 persen untuk mengalami tekanan darah tinggi dan 29 persen kemungkinan kolesterol tinggi.  Selain itu, mereka yang menderita herpes zoster juga memiliki kemungkinan serangan jantung 59 persen lebih tinggi daripada orang yang tidak memiliki kondisi ini.

Kehilangan kesadaran atau pingsan
Hal selanjutnya yang menjadi peringatan adalah hilangnya kesadaran atau pingsan. Merasa pusing dan kehilangan kesadaran sangat umum di antara pasien jantung.  Namun, jika pernah merasakan sesak napas dan pingsan dalam waktu singkat, segera hubungi dokter dan periksakan jantung.

Kulit menjadi lebih pucat atau berwarna kebiruan
Di urutan terakhir ini bukan salah satu gejala yang paling umum, tetapi ketika muncul gejala ini. Maka dimungkinkan hal tersebut disebabkan oleh berkurangnya aliran darah, berkurangnya jumlah sel darah merah, dan dapat menjadi tanda bahwa jantung tidak memompa darah seperti seharusnya. Namun demikian, jika terlihat bahwa mimik wajah kita lebih pucat dari biasanya, maka jangan panik terlebih dahulu.  Periksa apakah anda menderita syok atau ada masalah lain seperti anemia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA