Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Probiotik Kunci Tumbuh Kembang Maksimal Anak

Jumat 04 Oct 2019 10:10 WIB

Rep: Umi Soliha/ Red: Indira Rezkisari

Anak dengan asupan nutrisi optimal akan tumbuh kembang, bermain dan belajar lebih baik.

Anak dengan asupan nutrisi optimal akan tumbuh kembang, bermain dan belajar lebih baik.

Foto: Thoudy Badai
Probiotik harus memberikan manfaat dan tidak merugikan tubuh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sudah bukan rahasia umum, 1.000 hari pertama kehidupan anak adalah masa terpenting dalam tumbuh kembang. Kunci tumbuh kembang maksimal buah hati terletak pada pencernaan yang baik, sehingga pencernaan memerlukan perhatian yang lebih.

Sel dan selaput lendir usus pada anak masih belum matang sempurna seperti layaknya orang dewasa. Oleh karena itu, alergen, bakteri dan penyakit rentan menembus lapisan bawah usus sang buah hati.

Menurut dokter spesialis anak, Dr. Ariani Dewi Widodo mikroorganisme yang membantu memperkuat lapisan–lapisan usus adalah probiotik lactobacillus reuteri. “Usus adalah sistem pertahanan tubuh yang terbesar.  Sebesar 60-70 persen imunitas berada dalam usus,” ujarnya dalam acara workshop “Grow Happy Parenting: Happy from the Inside Out” yang dilaksanakan oleh Nestle Lactogrow di Petogogan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Pencernaan yang terganggu membuat anak rentan sakit, sehingga menyebabkan tumbuh kembang anak tidak maksimal. “Jika anak sering sakit, tumbuh kembang terganggu, anak akan kehilangan kesempatan emas belajar,” imbuhnya.

Probiotik bisa dikatakan bermanfaat oleh tubuh jika jika mikro organismenya hidup saat dikonsumsi, jumlahnya harus cukup biasanya 109 dan memberikan manfaat kesehatan. Jika tidak sesuai dengan itu maka belum bisa disebut probiotik.  

“Masyarakat kadang kurang tepat mendefinisikan probiotik. Probiotik harus memberikan manfaat dan tidak merugikan tubuh, di luar dari itu tidak bisa dikatakan probiotik melainkan hanya bakteri,” ujarnya.

Biasanya probiotik yang berada dalam makanan jauh lebih mudah diserap oleh tubuh. Makanan akan melindungi probiotik sampai masuk kedalam pencernaan, nutrisi dalam makanan bisa melindungi probiotik itu sendiri dan makanan menyediakan nutrisi lain untuk tubuh.

Selain itu, probiotik lactobacillus pun  bisa menjadi terapi untuk menghilangkan kolik pada anak, mencerdaskan dan meningkatkan suasana hati yang positif untuk anak.

“Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada dua ekor tikus. Satu tikus yang medah bersosialisasi dan tikus yang murung. Setelah dilakukan pemindahan komposisi probiotik usus, tikus yang tidak mudah bersosialisai tersebut menjadi lebih semangat dan mudah bersosialisai,” jelasnya.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA