Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Uni-Charm Perkenalkan Kapas Berteknologi Micro-Sponge

Ahad 29 Sep 2019 08:09 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Nora Azizah

Membersihkan wajah/ilustrasi

Membersihkan wajah/ilustrasi

Foto: becomegorgeous.com
Teknologi 'micro-sponge' membantu liquid skin care bekerja maksimal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saat ini, tren pemilihan produk pelembab wajah yang cukup diminati adalah liquid skin care. Bentuknya bisa seperti essence, toner, dan pelembab.

Meski tren liquid skincare meningkat, namun belum ada produk yang efektif untuk memaksimalkan performa liquid skin care ini. Tak heran bila penggunaan cairannya harus banyak sehingga boros pemakaian.

Melihat kebutuhan tersebut, PT Uni-Charm Indonesia menghadirkan sebuah inovasi melalui SILCOT Maximizer Cotton, yakni kapas pertama dengan teknologi micro-sponge. Teknologi ini membuat kapas bisa membantu liquid skin care bekerja maksimal.

“Cukup dengan sedikit cairan skin care, Silcot mampu dua kali lebih meresapkan cairan ke kulit,” ungkap Assistent Brand Manager PT Uni-Charm Indonesia, Clara Agatha, dalam peluncuran SILCOT Maximizer Cotton di Hotel Morissey Jakarta, belum lama ini.

Silcot adalah kapas inovatif untuk pengaplikasian toner dengan kemampuan dua kali lebih meresap ke wajah. Untuk tekstur Micro-Sponge Silcot yaitu teknologi yang mampu menyerapkan liquid skin care 270 persen lebih besar daripada kapas biasa.

Saat ini, Silcot masih diproduksi di Jepang. Silcot pun bisa disobek menjadi dua, lalu dipakai sebagai masker bawah mata. Penyerapannya yang baik membuat kuli lebih lembab maksimal.

Baca Juga

Sementara itu, Dermatologist dr Kardiana Purnama Dewi menjelaskan, tren produk skin care memang kerap berubah. Namun tidak semua jenisnya bisa diikuti. "Ada tren yang bisa diikutin tapi ada juga yang tidak," kata Kardiana dalam acara peluncuran kapas Silcot di Jakarta, belum lama ini.

Kardiana menjelaskan, salah satu produk perawatan kulit yang berubah adalah toner. Di Indonesia, makna toner sudah bergeser.

Pada era 90-an, toner merupakan produk skin care yang dipakai setelah mengaplikasikan susu pembersih. Kini, toner menjadi sebuah produk dengan berbahan dasar cairan yang kian berkembang luas.

Sebelumnya, toner hanya berfungsi untuk mengangkat sisa riasan pada wajah. Namun, toner kini juga diaplikasikan sebagai refreshment karena sudah dicampur dengan bahan yang menyegarkan kulit.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA