Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Menurunkan Berat Badan di Usia yang Tak Lagi Muda

Rabu 18 Sep 2019 15:36 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah

Lansia atau lanjut usia. Ilustrasi

Lansia atau lanjut usia. Ilustrasi

Foto: IndianExpress
Metabolisme tubuh melambat seiring bertambahnya usia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seiring bertambahnya usia, metabolisme tubuh semakin melambat sehingga lebih sulit mempertahankan berat badan ideal. Sebagai perbandingan, pria yang berusia di atas 50 tahun membutuhkan 100 kalori lebih sedikit dibandingkan lelaki usia 20-an.

Apabila kebutuhan kalori tidak diperhatikan seksama, tidak heran jika berat badan lelaki kepala lima meroket tajam. Untuk mengatasinya, berikut cara sederhana menurunkan berat badan untuk pria di atas 50 tahun, dikutip dari laman Men's Health, Rabu (18/9).



Perbanyak buah dan sayur
Buah dan sayuran rendah kalori tetapi kaya serat serta vitamin dan mineral penting. Sebuah studi dari Harvard mengungkap, memperbanyak buah dan sayur seperti buah beri, apel, pir, kacang kedelai, dan kembang kol memudahkan pengurangan bobot tubuh.

Baca Juga

Perhatikan waktu makan
Pria paruh baya cenderung kurang memperhatikan waktu makan. Mereka tidak menyadari jumlah asupan berlebih di setiap jamuan rapat dan dalam perjalanan bisnis. Mulai sekarang, perhatikan waktu dan porsi makan dan kunyahlah secara perlahan.

Kurangi minuman manis
Minuman manis seperti soda, teh kemasan, smoothie, atau jus penuh dengan kalori tetapi kurang memuaskan dahaga. Kurangi jenis minuman tersebut agar kenaikan berat badan yang drastis dan tak terkendali bisa dicegah.

Kombinasi olahraga
Menurut studi Universitas Illinois dan Universitas Negeri Iowa, kombinasi olahraga efektif mengurangi lemak tubuh dan membangun otot pria paruh baya. Caranya, lakukan 30 menit latihan aerobik dan 30 menit latihan kekuatan berselang-seling tiap tiga hari.

Coba diet puasa
Diet puasa atau puasa intermiten adalah membatasi asupan makan hingga jam tertentu dalam sehari. Dengan cara ini, tubuh tidak lagi menggunakan glukosa sebagai energi, tetapi memproses keton yang berasal dari lemak.

Cek obat yang dikonsumsi
Sebagian besar pria di atas 50 tahun meminum obat harian dari dokter. Ada baiknya kembali meninjau obat-obatan yang dikonsumsi sekaligus potensinya menyebabkan efek samping berupa kenaikan berat badan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA