Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Pesona Tersembunyi Curug Sawer

Sabtu 14 Sep 2019 05:51 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Karta Raharja Ucu

Curug/ilustrasi

Curug/ilustrasi

Foto: dok Republika
Pemprov Jabar ingin menjadikan Curug Sawer sebagai tempat wisata.

REPUBLIKA.CO.ID, PANGANDARAN -- Curug Sawer dinilai tidak hanya dapat difungsikan sebagai sumber pengairan masyarakat. Namun curug yang terletak di Desa Ciparanti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran itu dapat menjadi destinasi wisata yang menarik.

Karena itu, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar akan membangun bendungan guna menambah nilai dari Curug Sawer. Setidaknya, ada tiga rencana yang telah dicanangkan. 

Pertama pemprov akan membangun bendungan untuk pengairan beberapa desa dan ribuan hektare lahan. "Menurut masyarakat, sawah yang diairi oleh bendungan itu lebih dari 3.000 hektare. Jadi sudah menjadi kewenangan kita," kata dia, Jumat (13/9).

Kedua, ia mengklaim, kawasan Curug Sawer telah mengundang banyak wisatawan untuk datang. Karena itu, pemprov juga akan memperbaiki aksestabilitas menuju Curug Sawer, seperti menyelesaikan pembangunan jalan yang belum tuntas. 

Akses menuju Curug Sawer masih tergolong sulit. Jalan yang tersedia hanya satu lajur untuk kendaraan roda empat. Sementara untuk masuk ke kawasannya, pengunjung harus berjalan kaki cukup jauh dari parkir kendaraan.

“Ini menjadi tugas dari kami untuk mencari potensi wisata. Minimal, ada 10 desa dari kabupaten/kota memiliki destinasi wisata yang menarik. Kami akan mengembangkan potensi itu agar bermanfaat untuk masyarakat sekitar,” kata Uu.

Sementara rencana ketiga, Pemprov Jabar juga akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di CurugSawer. Kendati demikian, ia menyatakan, pihaknya masih perlu melakukan kajian komprehensif terkait PLTA.

“Yang ketiga, Curug Sawer ini bisa untuk listrik, pembangkit tenaga listrik. Tapi, ini semua tidak bisa tiba-tiba dibangun harus ada kajian,” kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA