Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Roti Babang Tigor: Kriuk di Luar, Lembut di Dalam

Ahad 15 Sep 2019 05:37 WIB

Rep: ayobandung.com/ Red: ayobandung.com

Filosofi Babang Tigor sebenarnya singkatan dari roti goreng.

CIMAHI, AYO BANDUNG.COM -- Buat para pecinta roti dengan berbagai macam isian yang unik. Wajib banget sambangi kuliner rotinya Babang Tigor.

Babang Tigor berlokasi di Jl. Jati Utama No.8, Margaasih, Bandung. Kedai ini tepatnya berada di sebrang Yomart Margaasih.

Bisnis yang sudah dirintis sejak tahun 2014 ini sudah memiliki empat cabang yang tersebar di daerah Bandung dan Cimahi. Di antaranya di Margaasih, Cijerah, Leuwi Gajah dan Caringin. Kedai ini buka setiap hari mulai dari jam 13:00-20:30.

Filosofi Babang Tigor sendiri ternyata bukan nama Tigor yang identik dengan orang Batak. Akan tetapi diambil dari singkatan "roti goreng". Sebagaimana yang dituturkan leader lapangan, Ahmad.

AYO BACA : Mie Setan Cijerah Bikin Lidah "Bergejolak"

“Jadi filosofi Babang Tigor sebenarnya singkatan dari roti goreng. Karena orang Sunda mah nya, kaya orang ke cilok yah kan aci di colok. Jadi yah ambil kesundaannya,” ungkap Ahmad, saat ditemui di kedai Babang Tigor, belum lama ini.

Kedai ini menyediakan roti isi dengan delapan varian rasa yang unik, yakni Tigor Jurig (Keju Original), Tigor Jasuke ( Jagung, Susu, Keju), Tigor Ucok ( Keju Coklat), Tigor Piscok ( Pisang Coklat), Tigor Sori ( Sosis Goreng), Tigor Sodes ( Sosis Pedas), Tigor Amor ( Ayam Original) dan Tigor Apes ( Ayam Pedas).

Tak usah khawatir dengan harganya. Satu buah roti goreng dibanderol dari harga Rp 4000 - Rp 6000. 

Selain nama dan varian isi yang berbeda, keunikan lain dari kedai ini adalah menyantumkan tagline tertentu pada bungkus roti gorengnya. Sehingga menjadi ciri khas agar bisa di ingat oleh masyarakat.

AYO BACA : Si Mungil Roti Leutik yang Terlalu Sayang untuk Disantap

“Sebenarnya kita bikin tagline itu supaya ingat Babang Tigor itu seperti apa, yah jadi ciri khasnya gitu,” ungkap Ahmad.

Roti goreng di kedai ini disajikan dengan cara yang fresh. Begitu membeli, maka roti akan segera digoreng dadakan. Roti berbentuk segi empat ini memang paling enak disantap saat masih hangat.

Satu gigitan Tigor Jurig di mulut membuat isian dari lubang roti keluar. Tesktur luarnya yang kering namun lembut di dalam menimbulkan sensasi berbeda di dalam mulut. Rasa gurih dari keju dan mayones makin membuat kesatuan rasa yang sempurna.

Belum lagi Tigor Apesnya yang sangat memanjakan lidah bagi para pecinta pedas. Rasa gurih dari bumbu ayam menyatu dengan mayones dan rasa gurih. Tentunya satu buah roti saja tidak akan cukup memuaskan lidah. Pokonya recommended banget deh.

Jika setelah makan roti, tenggorokan terasa serat, jangan khawatir karena Babang Tigor cabang Margaasih ini juga menyediakan Thai Tea yang memiliki tampilan yang cantik.

“Iya selain roti goreng disini juga tersedia Thai Tea yang beda dari yang lain. Jadi kita masukan dulu susunya baru di kasih teh dan terakhir di beri dekorasi. Nah disini yang membuat tampilannya berbeda. Jadi menimbulkan degradasi warna nu bagus,” jelas Ahmad.

Bagi yang penasaran dengan rasanya, ayo buruan datang saja dan pilih cabang terdekat dari rumah. Agar secepatnya bisa mencicipi roti gorengnya Babang Tigor. Yang jauh tidak usah khawatir karena Babang Tigor sudah tersedia di layanan Grab Food. (Dias Ashari/magang)

AYO BACA : Cimol Zaman Now? Ya di Wawarungan Ijot Dong

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA