Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Pria Juga Bisa 'Menopause', Kapan Itu Terjadi?

Selasa 10 Sep 2019 13:25 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Nora Azizah

Pertemanan pria (ilustrasi)

Pertemanan pria (ilustrasi)

Foto: News
Suasana hati yang berubah-ubah menandakan menopause pada laki-laki.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masalah hormonal nyatanya tidak hanya dialami para wanita. Kaum Adam pun mengalami masalah serupa. Masalah tersebut kerap berujung pada perubahan suasana hati dengan seketika bagi seseorang.

Baca Juga

Seperti diwartakan Livestrong, Selasa (10/9) seiring bertambahnya usia, seorang pria justru lebih cenderung mengalami perubahan mood seketika. Hal ini terjadi menyusul perubahan pada hormon seseorang.

Bertambahnya umur membuat kadar testosteron pria menurun. Hasilnya mereka lebih rentan terhadap perubahan suasana hati. Perubahan ini sering disebut sebagai "menopause pria" dan itu sangat berbeda dari menopause wanita.

Tingkat testosteron yang sangat rendah kemungkinan menjadi penyebab perubahan suasana hati pada pria lanjut usia. Namun jika hal itu terjadi terlalu ekstrim atau berada di bawah 30 tahun, disarankan untuk segera menghubungi dokter guna mendapatkan perawatan.

Menurut Mayo Clinic, insomnia, depresi, kehilangan ingatan dan penurunan motivasi merupakan gejala menopause pria. Namun, gejala-gejala ini bersifat sementara dan tidak seperti tanda-tanda bipolar dan depresi berat dimana penderita mengalami kesedihan mendalam, perasaan tidak berharga hingga pikiran untuk bunuh diri.

The Mayo Clinic merekomendasikan bahwa semua pria paruh baya mengunjungi dokter untuk pemeriksaan kadar testosteron yang tepat. Dalam beberapa kasus, kadar rendah dapat menyebabkan kondisi medis lain yang memerlukan perawatan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA