Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Kurangi Berat Badan Setelah Melahirkan

Senin 09 Sep 2019 13:35 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Indira Rezkisari

Menurunkan berat badan

Menurunkan berat badan

Foto: pdpics
Kekurangan tidur setelah melahirkan berkontribusi ke bertambahnya berat badan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menurunkan berat badan tidak dapat dilakukan dengan mudah seperti halnya melewati jalan pintas. Banyak orang yang mencoba untuk tidak makan dalam jumlah banyak atau mengurangi kalori pada makanan yang mereka konsumsi.

Baca Juga

Namun, dengan melewatkan makan dan berpikir bahwa itu akan dengan cepat menurunkan berat badan, maka Anda salah besar. Pada akhirnya, hal ini hanya akan membuat Anda kelaparan, hingga kembali memiliki berat yang semakin bertambah.

Masalah terkait kenaikan berat badan paling sering dialami oleh perempuan pascamelahirkan. Selama kehamilan, mereka jarang terpengaruh dengan kenaikan berat yang ada. Namun, berbeda halnya setelah persalinan terjadi.

Sebagai perempuan, berat badan menjadi salah satu momok paling menakutkan dan itu tak bisa dihindari oleh mereka yang baru saja melahirkan. Meski bisa menahan diri untuk tidak memikirkannya saat hamil, namun setelah bersalin, Kaum Hawa sering tidak sabar untuk menyingkirkan segala kelebihan di tubuh mereka.

Bahkan, tak jarang para ibu setelah melahirkan yang mulai putus asa untuk segera menurunkan berat badan. Terlebih, saat mereka melihat perempuan-perempuan lain yang memiliki berat badan ideal dan membandingkan diri dengan mereka, termasuk selebritas.

Dilansir Indian Express, para ibu sebenarnya tidak perlu terburu-buru untuk menurunkan berat badan pascamelahirkan, apalagi sampai harus memaksakan diri. Saat hamil, tubuh bertambah berat secara perlahan, jadi berikan juga waku bagi tubuh untuk menurunkannya secara bertahap. Tetapi, ada beberapa cara yang disarankan untuk mengembalikan tubuh ideal dengan sehat:

Tidur nyenyak

Menjadi ibu sekaligus orang tua baru dapat menyebabkan tekanan mental dan fisik. Kurang tidur dan stres membuat tubuh Anda lebih sulit menurunkan berat badan.

Hal ini disebabkan karena oleh kadar kortisol yang meningkat saat manusia kurang tidur dan pada akhirnya berdampak negatif pada metabolisme. Sangat penting bagi Anda untuk beristirahat dengan nyenyak jika ingin menurunkan berat badan.

Tetap terhidrasi

Tidak meminum cukup air dalam sehari dapat membuat Anda dehidrasi, yang pada akhirnya mengurangi metabolisme. Pastikan untuk dapat minum banyak air dan makan makanan dengan kadar air tinggi.

Air dapat membuat Anda mudah merasa kenyang dan mencegah makan berlebihan. Ini juga dapat menyimpan energi, meningkatkan metabolisme, dan bagus untuk kesehatan usus. Minum banyak air membantu membakar lemak ekstra yang disimpan tubuh para ibu yang selama sembilan bulan mengandung.

Olahraga teratur

Saat mulai berolahraga setelah melahirkan, pastikan para ibu memulainya dengan olahraga intensitas rendah. Beristirahatlah setidaknya selama enam hingga delapan minggu dan kemudian rencanakan jadwa olahraga Anda setelah tubuh diyakini pulih dari stres saat melahirkan.

Olahraga secara berlebihan dapat menyebabkan kelelahan bagi para ibu baru. Karena itu, mulailah secara bertahap, seperti memilih yoga sambil membangun rutinitas postpartum Anda.

Makan dengan gizi seimbang

Jalan pintas untuk menurunkan berat badan, tidak cukup makan atau mengurangi kalori, tidak bekerja dalam kehidupan nyata. Jika Anda mulai melewatkan makan hanya untuk mendapatkan kembali ke bentuk semula, Anda mungkin berakhir menambah berat badan.

Jika Anda makan lebih sedikit, tubuh akan mulai memberi sinyal untuk menyimpan lemak. Karena itu, lebih baik tetap makan dengan meningkatkan asupan buah-buahan dan sayuran, serta kurangi minuman berkalori tinggi.

Perhatikan porsi makan dan konsumsi makanan segar yang seimbang dan makanlah secara berkala. Tubuh para ibu setelah melahirkan membutuhkan upaya untuk pulih kembali, karena itu, pastikan untuk memilih makanan dengan nutrisi dan kalori yang seimbang.

Konsumsi cuka sari apel

Cuka sari apel mengandung asam asetat yang dikenal untuk menekan akumulasi lemak dalam tubuh. Konsumsi ini secara harian dapat bermanfaat dalam mengurangi berat badan karena membuat Anda lebih mudah kenyang

Tak hanya itu, cuka sari apel juga mengandung vitamin  A, C & E, enzim, potasium, magnesium dan kalsium. Mengonsumsi cuka sari apel setiap pagi dapat membantu meningkatkan metabolisme dan pada akhirnya penurunan berat badan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA