Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

7 Tips Membuat Daging Bakar Jadi Lebih Menyehatkan

Senin 09 Sep 2019 11:08 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Reiny Dwinanda

Daging barbekyu (ilustrasi)

Daging barbekyu (ilustrasi)

Foto: DULCET
Daging bakar bisa lebih menyehatkan jika diproses dengan tepat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kegiatan memanggang daging merupakan hal menarik dalam tiap perayaan. Dibanding digoreng atau dipanaskan di oven, daging lebih terasa lezat jika dipanggang. Namun, ternyata ada efek samping dari proses pembakaran daging.

Pakar diet asal Amerika Barbara Quinn merujuk pada pernyataan Yayasan Kanker Amerika yang mengatakan bahwa ada zat kimia heterocyclic amines (HCAs) dan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) yang muncul dari proses memasak dengan suhu tinggi baik di atas teflon atau terkena api langsung. Hal ini berlaku untuk daging sapi, babi, ikan atau unggas.

"Eksperimen di laboratorium menemukan kandungan tersebut berpeluang meningkatkan risiko kanker," katanya dilansir Star2 pada Senin (9/9).

Selain disebabkan oleh suhu tinggi, kandungan berbahaya itu juga muncul saat cairan daging dan lemak terpanggang lalu menjadi asap. Asap ini kemudian melekat pada daging atau terhirup manusia.

"Kandungan PAHs itu mirip seperti yang dikeluarkan oleh knalpot mobil dan asap rokok," ujarnya.

Jangan takut dulu untuk memanggang daging, berikut tipsnya untuk menghindari kandungan berbahaya itu:

1. Jangan panggang daging sepenuhnya

Daging yang berada dalam suhu tinggi dalam waktu lama berpeluang tinggi mengandung zat kimia berbahaya. Dianjurkan untuk memasak daging lebih dulu di microwave lalu baru dipanggang untuk mendapat tekstur pangganggan.

2. Marinade daging

Memarinade daging minimal 30 menit dalam bumbu sebelum dipanggang bisa mengurangi zat HCAs hingga 90 persen. Bumbu marinadenya disarankan mengandung zat asam, seperti jus lemon atau cuka.

3. Panggang jangan dengan api langsung

Peneliti menyarankan proses pemanggangan dilakukan tanpa terkena api secara langsung.

4. Panggang lebih banyak sayur

Sayuran tak banyak mengandung protein sehingga tidak membentuk HCAs saat dipanggang. Sayuran juga berfungsi mencegah resiko kanker.

5. Panggang daging dalam porsi kecil

Kebab contoh yang mengandung sedikit daging panggang ditambah sayuran tak perlu dipanggang lama dalam suhu tinggi.

6. Kurangi makan bagian yang terpanggang secara langsung

Banyak penikmat makan yang menganggap bagian gosong terkena panggangan adalah paling enak. Padahal, bagian daging yang agak gosong rentan terpapar HCAs dan PAHs.

7. Bolak-balik daging

Peneliti melaporkan terus membolak-balikkan daging saat dipanggang mengurangi risiko munculnya zat HCAs.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA