Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Pangeran Harry Tukar Penggunaan Jet dengan Kompensasi CO2

Jumat 06 Sep 2019 06:07 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Indira Rezkisari

Pangeran Harry

Pangeran Harry

Foto: EPA
Pangeran Harry 99 persen lebih sering naik pesawat komersial.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pangeran Harry sempat mendapat kecaman karena menggunakan jet pribadi. Harry yang dikenal sebagai pendukung kampanye lingkungan, mengatakan bahwa ia jarang terbang dengan jet.

Baca Juga

Namun, ia terkadang menggunakannya karena alasan keamanan. Di sisi lain, Harry juga mengambil langkah-langkah untuk mengimbangi karbon dioksida yang dilepaskan oleh perjalanannya ke atmosfer.

Berbicara pada peluncuran inisiatif untuk membuat industri perjalanan lebih berkelanjutan di Amsterdam, Harry berkata ia menghabiskan banyak waktu dengan terbang seperti orang lain. "Saya menghabiskan 99 persen hidup saya bepergian dunia dengan komersial (pesawat terbang)," kata Harry dilansir dari Channel News Asia.

Harry, cucu Ratu Elizabeth, mengatakan dia terbang dengan jet pribadi hanya sesekali atau dalam keadaan yang unik. "Dan untuk memastikan bahwa keluarga saya aman, dan itu benar-benar sesederhana itu. Saya selalu mengimbangi CO2 saya," kata Harry.

Program penyeimbang karbon membantu para pelancong untuk mengkompensasi emisi karbon dioksida yang mereka sebabkan dengan membayar biaya yang mengurangi CO2 dengan jumlah yang sama. Biasanya caranya dengan menanam pohon.

Harry mengatakan bahwa penyeimbangan karbon adalah hal yang benar untuk dilakukan. Pangeran telah menghadapi tuduhan kemunafikan karena menggunakan pesawat pribadi untuk menghadiri acara baru-baru ini, sementara pada saat yang sama menyuarakan keprihatinan tentang lingkungan.

Kritik itu mendorong penyanyi Elton John, yang Harry kunjungi dengan istrinya Meghan di rumahnya di Prancis selatan untuk liburan bulan lalu, untuk membuat pembelaan.

Skema perjalanan berkelanjutan "Travalyst" yang diumumkan oleh Harry pada Selasa di Amsterdam didukung oleh perusahaan industri pariwisata besar termasuk Booking.com, TripAdvisor, Ctrip, dan Visa. Skema merencanakan inisiatif yang akan membantu wisatawan untuk mengurangi emisi karbon mereka, mencegah pariwisata yang berlebihan dan mengembangkan ekonomi lokal.

"Meskipun tidak ada yang sempurna, kita semua bertanggung jawab atas dampak pribadi kita sendiri. Pertanyaannya adalah apa yang kita lakukan untuk menyeimbangkannya," kata Harry.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA