Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Proses Penuaan Tubuh dipercepat oleh Perubahan DNA

Rabu 04 Sep 2019 04:38 WIB

Rep: Umi Soliha/ Red: Dwi Murdaningsih

Meski baru menginjak 20 tahun kulit harus dirawat agar menghindari penuaan dini.

Meski baru menginjak 20 tahun kulit harus dirawat agar menghindari penuaan dini.

Foto: Republika/Prayogi
Perubahan tersebut dikenal dengan mutasi somatik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perubahan DNA pada seseorang dapat mempercepat proses penuaan. Berdasarkan penelitian, perubahan DNA dapat secara signifikan meningkatkan mereka terhadap kondisi jantung dan penyakit terkait usia lainnya.

Perubahan tersebut dikenal dengan mutasi somatik, sebuah mutasi yang dapat menyebabkan berbagai masalah medis, salah satunya seperti kanker.

Mutasi somatik dan penyakit terkait yang ditimbulkannya dapat mempercepat usia biologis seseorang. Para ilmuwan dari Universitas Edinburgh dan Glasgow meneliti perubahan ini dan dampak potensial mereka pada lebih dari 1000 orang tua dari Lothian Birth Cohort (LBCs), yang lahir pada 1921 dan 1936.

Mereka meneliti sekelompok orang  yang lahir pada tahun 80-an dan 90-an dan mengikuti tes saat berusia 11 tahun. Mereka adalah beberapa peserta penelitian yang paling banyak dipelajari di dunia.

Para ilmuwan mempelajari orang-orang dengan membedakan usia biologis dan kronologi. Mereka menemukan peserta dengan mutasi somatik , sekitar enam persen memiliki usia biologis hampir empat tahun lebih tua daripada mereka yang tidak memiliki perubahan.

Para ahli mengatakan, mereka sekarang akan mengeksplorasi hubungan antara perubahan DNA ini dan akselerasi penuaan biologis. "Sebelumnya, mutasi somatik telah banyak dipelajari dalam kanker. Temuan kami menunjukkan mereka memainkan peran dalam penyakit lain, yang akan mengubah cara kita mempelajari risiko penyakit,” ujar Pemimpin Kelompok MRC Human Genetics Unit University of Edinburgh, Dr Tamir Chandra, seperti dilansir dari Brightsurf.com.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA