Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Harry dan Meghan Sewa Praktisi Medsos Kelola Instagram

Senin 02 Sep 2019 10:13 WIB

Rep: Noer Qomariah K/ Red: Indira Rezkisari

Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Foto: EPA
Harry-Meghan dilaporkan memperkerjakan tim baru untuk mengelola citra publik mereka.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Akun Instagram Pangeran Harry dan Meghan Markle, Sussex Royal menerima pujian besar ketika dibuat kembali pada April. Tetapi pasangan kerajaan tersebut tampaknya memiliki waktu yang sulit di media sosial belakangan ini.

Mereka berada di bawah pengawasan publik terkait apa yang mereka lakukan di Instagram. Menyewa praktisi media sosial bergaji 36.600 dolar Amerika Serikat atau Rp 521,2 juta menjadi salah satu cara untuk memperbaiki situasi.

Mantan Koordinator Media Sosial Global Burberry, David Watkins, telah dikonfirmasi melalui profil LinkedIn miliknya bahwa ia adalah pimpinan komunikasi digital baru Harry dan Meghan. Sebuah sumber kerajaan mengatakan Harry dan Meghan ingin menaklukkan dunia dan mereka ingin melakukannya melalui media sosial untuk benar-benar terhubung dengan pengikut mereka.

“David adalah orang yang sempurna untuk membantu mereka melakukan hal ini. Keterampilan videonya dan foto-foto visioner yang luar biasa telah dipuji oleh penggemar Duke dan Duchess Sussex,” kata sumber kerajaan, seperti yang dilansir dari Bussines Insider.

Watkins (26 tahun) menggambarkan dirinya di LinkedIn sebagai seorang pemasaran, penyuka olahraga, dan fanatik liburan. Selain itu sebagai pemain hoki internasional, Ironman dan empat kali finisher marathon.

“Saya semakin tertarik dengan menemukan skenario di luar zona nyaman saya dan bagaimana saya bis membantu orang lain,” ujar Watkins.

The Sun melaporkan Harry dan Meghan juga menyewa sekretaris pribadi baru. Sebuah sumber mengatakan staf lain telah disewa untuk menyelamatkan ruputasi mereka setelah kontroversi baru-baru ini seputar pasangan tersebut.

Mereka dikritik setelah terungkap menghabiskan tiga juta dolar AS atau Rp 42,7 miliar untuk merenovasi rumah 10 kamar tidur mereka, Frogmore Cottage. Banyak yang berpendapat karena mereka hidup dari dana publik, kehadiran media sosial mereka juga harus lebih pribadi.

Pasangan ini hanya pernah menunjukkan beberapa gambar bayi Archie. Sebagian besar fitur-fitur telah disembunyikan.

“Ini adalah perdebatan antara keinginan mereka mengawasi akses media ke bagian kehidupan keluarga mereka, seperti pembaptisan Archie dan peran publik mereka sebagian bagian dari Keluarga Kerajaan yang didanai pembayar pajak telah memicu beberapa kritik terhadap pasangan tersebut,” kata koresponden kerajaan Rhiannon Mills.

Meskipun Istana Buckingham menolak mengomentari pekerja baru itu, komentator kerajaan Richard Fitzwilliams mengatakan fokus baru mereka di media sosial adalah upaya menargetkan generasi milenium. Kebutuhan untuk memikirkan kembali penanganan hubungan masyarakat mereka telah terbukti di beberapa bidang, termasuk penanganan kelahiran Archie, pembaptisan, dan menggunakan jet pribadi ke rumah Elton John di Nice setelah pidato dan wawancara tentang perubahan iklim di Google Camp.

“Tujuan dari tim baru mereka akan mendukung peran mereka sebagai duo pemberi amal yang dinamis dengan jangkauan global. Itu harus berhasil dengan sangat baik. Semoga mereka sekarang terlihat lebih membumi,” kata Fitzwilliams.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA