Rabu, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Rabu, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Mungkinkah Pilek dan Flu Menyerang Secara Bersamaan?

Jumat 23 Agu 2019 15:43 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda

Pilek/ilustrasi

Pilek/ilustrasi

Foto: guardian.co.uk
Pilek dan flu merupakan penyakit yang sering diderita semua usia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pilek dan flu menjadi penyakit tersering diderita oleh semua usia. Namun, mungkinkan pilek dan flu ini datang bersamaan?

Baca Juga

Dr Kevin Bonham di Science Blogs mengatakan bahwa pilek dan flu bisa menyerang bersamaan. Keadaan ini disebut "superinfeksi". Ketika ini terjadi, sistem kekebalan tubuh bereaksi dengan cara tertentu. Bagaimana pilek dan flu bisa tumpang tindih?

"Pilek dan flu disebabkan oleh berbagai keluarga virus dan bisa saja mereka menyerang berbarengan," kata pakar penyakit infeksi dan kedokteran pencegahan, Prof dr William Schaffner dari Vanderbilt University kepada laman Health.

Pilek tetap ada di daerah hidung dan sinus, sedangkan flu bisa masuk jauh ke dalam paru-paru dan menyebabkan komplikasi, terutama bagi mereka dengan sistem kekebalan yang lebih lemah. Gejala pilek juga lebih ringan dan lebih umum, itulah sebabnya dikenal sebagai "flu biasa".

Penyebab paling umum dari pilek adalah rhinovirus. Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC) di AS, orang dewasa rata-rata menderita dua hingga tiga pilek per tahun. Flu, di sisi lain, lebih parah daripada pilek dan dapat menyebabkan gejala demam, sakit kepala, sakit tenggorokan, sakit tubuh dan bahkan beberapa gejala pencernaan dan bahkan bisa berakibat fatal.

Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan bahwa epidemi flu mengakibatkan tiga hingga lima juta kasus penyakit parah dan sekitar 290 ribu hingga 659.999 kematian setiap tahun.

"Meskipun gejalanya berbeda, intinya adalah kedua virus menyerang saluran pernapasan Anda, dan tidak ada alasan mereka tidak dapat menginfeksi Anda secara bersamaan," kata Schaffner.

Apakah berbahaya memiliki kedua virus sekaligus? Walaupun menderita pilek dan flu secara bersamaan akan membuat orang merasa benar-benar sengsara, kabar baiknya adalah tubuh dapat melawan dua infeksi sekaligus.

Menariknya, Schaffner menjelaskan bahwa kemungkinan orang tidak akan dapat menyadari bahwa ia terserang keduanya sekaligus. Yang jelas, penderitanya tentu akan merasa jauh lebih buruk daripada jika hanya mengidap flu atau pilek saja.

Kekhawatiran yang lebih penting adalah risiko infeksi bakteri, seperti pneumonia, untuk membonceng infeksi influenza. Untuk melindungi diri, vaksin flu bisa membantu Langkah-langkah lainnya ialah mencuci tangan secara teratur, membersihkan permukaan dengan sabun desinfektan, dan menghindari menyentuh benda-benda di ruang publik.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA