Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Kota Tangerang Jadi Tuan Rumah Spice Route Connection 2019

Kamis 22 Aug 2019 11:48 WIB

Red: Nora Azizah

Aneka rempah Indonesia (ilustrasi)

Aneka rempah Indonesia (ilustrasi)

Foto: Republika TV/Fian Firatmaja
Tangerang terpilih karena sebagai jalur perdagangan rempah-rempah di masa lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengucapkan rasa terima kasih atas terpilihnya Kota Tangerang menjadi salah satu tuan rumah Kegiatan Spice Route Connection yang bertujuan untuk memperkenalkan rempah-rempah Indonesia.

Kegiatan Spice Route Connection Indonesia 2019 (SRCI) menuju pengakuan UNESCO World Heritage for Indonesian Route 2021 itu akan diselenggarakan di Kota Tangerang pada bulan Oktober mendatang.

"Ini suatu kehormatan bagi kami, semaksimal mungkin akan disupport. Kami optimis kegiatan ini akan berlangsung dengan lancar," ungkap Arief.

Untuk itu, Wali Kota menginginkan agar kegiatan itu disemarakkan sehingga masyarakat Indonesia khususnya Kota Tangerang memahami bahwa salah satu nilai budaya yang kaya dan diakui dunia adalah rempah-rempah.

"Mungkin nanti saya juga arahkan setiap sekolah bisa mengadakan lomba masak dengan resep rempah-rempah Indonesia," ujarnya.

Selain itu, Arief juga menjelaskan mengenai produk olahan khas Kota Tangerang seperti kecap tertua yang ada di Indonesia yaitu Kecap Benteng, Kecap SH dan Kecap Bango.

"Selain kecap, ada pula Laksa yang berbahan dasar tepung beras. Urusan kuliner Kota Tangerang nomor satulah pokoknya," papar Arief.

Sebagai infomasi, kegiatan Spice Route Connection akan diselenggarakan di beberapa daerah yaitu Belitung, Ternate, Tidore, Padang, Kota Tangerang, Bulukumba dan Wakatobi ( Baubau).

Kota Tangerang terpilih karena memiliki sejarah sebagai jalur perdagangan rempah-rempah di masa lampau.

Baca Juga

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA