Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Perjuangan Agung Hercules Melawan Kanker Otak

Kamis 01 Aug 2019 18:41 WIB

Rep: Desy Susilawati, Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Agung Hercules

Agung Hercules

Foto: Instagram@agunghercules88
Agung Hercules meninggal dunia pada Kamis (1/8) setelah berjuang melawan kanker otak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juni lalu, aktor, komedian, dan penyanyi dangdut Agung Hercules mulai menyadari ada sel ganas yang tumbuh di otaknya. Ketika itu, sang istri, Mira Rahayu, mengonfirmasikan pelantun "Astuti" tersebut mengidap kanker otak stadium 4.

Glioblastoma membuat Agung mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang, Modernland. Dalam foto yang diunggah di media sosial terlihat bahwa pemilik Goyang Barbel itu sudah plontos.

Agung yang dikenal dengan tubuhnya yang kekar, sesuai julukannya "Agung Hercules", tampak kurus di foto tersebut. Menurut Ketua Departemen Bedah Saraf MRCCC Siloam Hospital Semanggi, Jakarta, Dr dr Made Agus M Inggas, SpBS, kanker otak termasuk salah satu kanker paling ganas dan penyebarannya sangat cepat.

Secara umum, kanker otak terbagi menjadi dua, yakni primer dan sekunder. Made menjelaskan, kanker otak primer sel ganasnya berasal dari otak. Kanker otak primer bisa menyebar ke bagian otak lain, tapi hampir tidak pernah menyebar ke bagian tubuh lain. Adapun kanker otak sekunder, sel kankernya berasal dari luar otak lalu menyebar ke otak.

Made mengungkapkan, kanker otak primer dibagi menjadi empat stadium. Stadium 1 atau yang paling ringan ialah pilocytic astrocytoma, stadium 2 disebut diffuse astrocytoma (astrocytoma derajat rendah), stadium 3 ialah anaplastic astrocytoma, dan stadium 4 adalah glioblastoma multiforme.

Menurut Made, stadium satu dan dua masih disebut tumor otak. Yang disebut kanker otak primer ialah grade tiga dan empat.

“Glioblastoma adalah yang paling ganas dan paling tinggi stadiumnya,” jelas Made dalam wawancara dengan Republika.co.id, beberapa waktu lalu.

Secara teori, harapan hidup pasien glioblastoma dengan pengobatan lengkap bisa mencapai dua tahun. Made mengatakan, hal itu tidak bisa digeneralisir.

"Banyak juga yang bisa bertahan sampai lebih dari lima tahun,” ujarnya.

Agung Hercules meninggal dunia dalam usia 51 tahun, Kamis (1/8). Dia telah berjuang melawan kanker otak selama beberapa bulan terakhir dan mengembuskan napas terakhir di RS Dharmais, Jakarta. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun...

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA