Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Lima Kunci Penting Turunkan Risiko Demensia

Kamis 25 Jul 2019 14:12 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Christiyaningsih

Lansia. Ilustrasi

Lansia. Ilustrasi

Foto: Sciencealert
Mengurangi konsumsi daging merah dan membaca koran bisa tekan risiko demensia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saat ini, tercatat ada sekitar 50 juta orang di dunia yang hidup dengan demensia atau pikun. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan jumlah penderita demensia akan meningkat lebih dari tiga kali lipat pada 2050.

Baca Juga

Upaya pencegahan demensia perlu lebih ditingkatkan agar ada semakin banyak orang yang menua dengan sehat tanpa mengalami penurunan fungsi kognitif. Penelitian terbaru yang dilakukan Rush University Medical Centre menemukan lima kunci penting dalam menurunkan risiko demensia. Melalui kelima kunci penting ini, risiko demensia bisa diturunkan hingga 60 persen.

Menurut studi yang melibatkan 2.765 partisipan ini, kelima kunci penting yang dapat menurunkan risiko demensia berkaitan dengan modifikasi gaya hidup. Kelima kunci tersebut adalah pola makan sehat, olahraga teratur, menjauhi kebiasaan merokok, menjauhi konsumsi alkohol, dan kebiasaan terlibat dalam aktivitas yang menstimulasi kemampuan kognitif.

Beberapa contoh modifikasi gaya hidup yang bisa dilakukan berkaitan dengan hal tersebut adalah menjauhi konsumsi daging merah dan membiasakan berjalan kaki saat berbelanja ke pasar. Contoh lain yang bisa dilakukan untuk mengasah kemampuan kognitif adalah meluangkan waktu untuk mengisi teka teki silang di akhir pekan, bermain catur, dan membaca koran.

"Saya mendorong orang-orang untuk mengonsumsi lebih banyak sayuran berdaun hijau, mengganti daging merah dengan unggas, dan menghindari makanan yang digoreng sebanyak mungkin," ungkap salah satu peneliti sekaligus profesor dari Rush University Klodian Dhana dilansir South China Morning Post.

Bagi sebagian orang, melakukan lima modifikasi gaya hidup ini dalam satu waktu mungkin terasa cukup sulit. Tidak masalah jika modifikasi gaya hidup ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan diri.

Hanya dengan melakukan satu dari kelima anjuran modifikasi gaya hidup saja sudah dapat menurunkan risiko Alzheimer sekitar 27 persen. Alzheimer merupakan salah satu jenis demensia yang cukup banyak ditemukan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA