Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Harapan Hidup Pasien Kanker Lebih Lama Jika Dibentuk MDT

Senin 22 Jul 2019 13:21 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Christiyaningsih

Dokter memeriksa pasien/ilustrasi

Dokter memeriksa pasien/ilustrasi

Foto: healthliving
Harapan hidup pasien kanker bisa diperpanjang dengan dibentuk multidisiplin tim (MDT)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kanker identik dengan penyakit yang mematikan. Menurut Ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI), Aru Wisaksono Sudoyo, untuk memperpanjang harapan hidup pasien kanker perlu penanganan yang komperehensif dengan membentuk multidisiplin tim (MDT).

"Angka kesembuhan lebih tinggi dibanding yang ditangani sendiri. Di Inggris lima tahun pelayanan kanker dengan tim bisa menambahkan 60 persen usia harapan hidup, tanpa tim 40 persen. Namun butuh 15 tahun untuk mencapai angka 60 persen ini," ujarnya.

Pada angka survival sebuah penyakit, sebuah masalah yang dikelola bersama keputusannya akan lebih cepat. Keputusan yang lebih cepat akan membawa perbaikan lebih cepat pula daripada ketika pasien ditangani oleh satu dokter lalu setelah beberapa waktu baru pindah ke dokter lainnya.

Tim dokter yang tergabung dalam MDT adalah onkologi medik, internis yang mendalami kanker, bedah onkologi, radioterapi, patologi, internist umum, psikolog, dan lainnya. Di Indonesia, MDT mulai diterapkan di beberapa rumah sakit.

Akan tetapi MDT masih sangat sulit dilakukan lantaran kesibukan para dokter yang berbeda sehingga tidak mudah menemukan waktu untuk berkumpul. Sebenarnya menurut Aru tim dokter tidak harus berkumpul terus. Tim bisa memanfaatkan teknologi melalui aplikasi pesan juga lewat foto dan video.

Rencananya pemerintah akan mengharuskan pembentukan tim MDT. Saat ini, rencana itu sedang menunggu peraturan menteri kesehatan yang sudah ditunggu sejak dua tahun lalu. "Harus top down instruksi dari atas ke bawah, harus ada aturan Permenkes," jelas Aru.

MDT akan menangani berbagai kasus kanker dan tidak hanya berkutat di satu kasus. MDT perlu dibentuk untuk pasien kanker tingkat lanjut stadium 3 dan 4. MDT juga dibutuhkan oleh pasien kanker dengan penyakit penyerta seperti diabetes dan jantung.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA