Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Kimberly Ryder Lirik Produk Kecantikan Ramah Lingkungan

Senin 22 Jul 2019 11:26 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadhani/ Red: Indira Rezkisari

Kimberly Ryder.

Kimberly Ryder.

Foto: Republika/Adysha CR
Kymberly pandang pentingnya penggunaan plastik daur ulang di produk kecantikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Produk perawatan tubuh mungkin sudah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi kebanyakan perempuan, tak terkecuali aktris Kimberly Ryder. Meski begitu, Kimberly juga mengaku kerap merasakan dilema ketika membeli produk perawatan tubuh.

Seperti diketahui, banyak produk perawatan tubuh seperti sabun hingga sampo yang dijual dalam kemasan botol plastik. Sebagai aktris yang peduli terhadap lingkungan, banyaknya botol plastik yang digunakan oleh produk-produk perawatan tubuh dirasa Kimberly cukup mengkhawatirkan.

"Aku pikir, aduh ini produk (kemasannya) plastik lagi, plastik lagi," ungkap Kimberly dalam peluncuran Love Beauty and Planet, di Jakarta.

Kekhawatiran Kimberly tentu beralasan mengingat besarnya skala industri kecantikan di dunia. Bila para pelaku usaha dalam industri besar ini terus memproduksi plastik baru untuk kemasan produknya, bisa dibayangkan ada berapa banyak kemasan plastik yang nantinya berakhir menjadi sampah.

Kimberly menilai akan lebih baik bila pelaku usaha di industri kecantikan bisa memanfaatkan plastik daur ulang sebagai kemasan produk. Pemanfaatan plastik daur ulang untuk kemasan produk perawatan tubuh tentu akan lebih berkelanjutan dan juga ramah lingkungan.

"Daripada bikin plastik-plastik lagi, kita gunakan kembali (daur ulang) plastik yang sudah ada menjadi botol cantik," terang Kimberly.

Langkah ini sudah dilakukan oleh Unilever Indonesia melalui produk terbarunya Love Beauty and Planet. Produk-produk dari Love Beauty and Planet dikembangakan secara khusus agar menjadi produk perawatan tubuh yang ramah lingkungan.

Salah satunya tercermin pada kemasan produk Love Beauty and Planet yang terbuat dari 100 persen plastik daur ulang dan bisa diaur ulang kembali. "Tidak dapat dipungkiri bahwa produk-produk perawatan kecantikan memiliki dampak tersendiri terhadap lingkungan," ungkap Beauty and Personal Care Director PT Unilever Indonesia Tbk Ira Noviarti.

Di sisi lain, Ira mengatakan industri kecantikan juga memiliki potensi yang sangat besar dalam mengedukasi maupun menggerakkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan kelestarian bumi. Salah satu caranya dengan menghadrikan produk-produk kecantikan yang tak hanya dapat mempercantik penggunanya, tetapi juga ramah lingkungan.


Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA