Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Wanita Diabetes Berisiko Lebih Besar Gagal Jantung

Senin 22 Jul 2019 04:17 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pemeriksaan kadar diabetes

Pemeriksaan kadar diabetes

Foto: pixabay
Studi menyebutkan wanita diabetes lebih berisiko terkena gagal jantung dibanding pria

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter telah lama mengetahui tentang hubungan antara diabetes dan peningkatan risiko gagal jantung. Studi baru melaporkan hal baru yang menyatakan hubungan tersebut secara signifikan lebih kuat pada wanita daripada pada pria.

Baca Juga

Diabetes tipe 1 dikaitkan dengan 47 persen peningkatan risiko gagal jantung pada wanita dibandingkan dengan pria. Sedangkan diabetes tipe 2 dikaitkan dengan peningkatan risiko 9 persen dan perbedaan risiko antara tipe 1 dan tipe 2 masih belum jelas.

"Begitu wanita menderita diabetes, mereka memiliki risiko gagal jantung yang jauh lebih tinggi daripada wanita tanpa diabetes," kata penulis makalah dan peneliti di Institut Kesehatan Global George di Universitas Oxford di Inggris Sanne Peters, dikutip dari CNN, Senin (21/7).

Makalah yang diterbitkan dalam jurnal Diabetologia ini menyoroti pentingnya untuk mencegah perkembangan diabetes tipe 2, karena dapat menjadi faktor risiko gagal jantung dan masalah kesehatan lainnya. 

Menurut data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS lebih dari 30 juta orang di Amerika Serikat menderita diabetes dan hingga 95 persen memiliki diabetes tipe 2. Secara global, data WHO menunjukan, jumlah penderita diabetes telah meningkat dari 108 juta pada 1980 menjadi 422 juta pada 2014.

"Intinya benar-benar orang harus memiliki gaya hidup sehat, jadi makan sehat dan banyak berolahraga. Sangat penting untuk mempertahankan berat badan yang sehat," kata Peters.

Makalah baru ini meninjau 14 studi yang diterbitkan sebelumnya yang berfokus pada hubungan antara diabetes dan risiko gagal jantung. Studi-studi tersebut diterbitkan antara Januari 1966 dan November 2018.

Studi ini meninjau dan menganalisis data dalam studi yang mencakup 12 juta orang dan 253.260 kasus gagal jantung. Peneliti memperhatikan diabetes tipe 1 dan tipe 2 adalah faktor risiko yang lebih kuat untuk gagal jantung pada wanita daripada pada pria.

"Kami tidak tahu persis mengapa, namun, ada beberapa mekanisme yang mungkin sedang kami selidiki lebih lanjut," kata Peters.

Secara keseluruhan, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menjelaskan alasan perbedaan yang ditemukan antara pria dan wanita. Makalah ini juga memiliki beberapa keterbatasan lain, termasuk data tersebut terbatas pada apa yang ditemukan dalam penelitian yang diterbitkan sebelumnya dan tidak termasuk informasi tentang durasi diabetes setiap orang.

"Pertanyaan yang lebih besar adalah, mengapa ini terjadi? Studi mereka tidak menjawab pertanyaan mengapa wanita berisiko lebih tinggi mengalami gagal jantung pada diabetes" kata ketua Departemen Penyakit Dalam dan direktur Pusat Penelitian Diabetes Ordo Persaudaraan di Universitas Iowa di Iowa City  Dr. E. Dale Abel yang tidak terlibat dalam studi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA