Kamis, 21 Zulhijjah 1440 / 22 Agustus 2019

Kamis, 21 Zulhijjah 1440 / 22 Agustus 2019

Kisah Hidup Llyod Blankfein, Anak Miskin yang Kini Jadi Tajir

Kamis 11 Jul 2019 10:58 WIB

Rep: Clara Aprilia Sukandar(Warta Ekonomi)/ Red: Clara Aprilia Sukandar(Warta Ekonomi)

Kisah Hidup Llyod Blankfein, Anak Miskin yang Kini Jadi Tajir. (FOTO: Fortune)

Kisah Hidup Llyod Blankfein, Anak Miskin yang Kini Jadi Tajir. (FOTO: Fortune)

Perjalanan hidup seorang miliarder sepertinya tak jauh berbeda.

Perjalanan hidup seorang miliarder sepertinya tak jauh berbeda. Namun, selalu terselip motivasi dalam setiap kisahnya, tak ada hasil yang menghianati prosesnya. Semua tajam duri yang ada dalam pohon kehidupan akan tergantikan dengan buah yang manis.

Salah satu kisah inspiratif yang telah Warta Ekonomi rangkum hari ini adalah perjalanan hidup Lloyd Blankfein. Ia merupakan seorang bankir investasi Amerika yang telah menjabat sebagai Ketua Senior Goldman Sachs sejak tahun ini.

Kesuksesannya tersebut tak ia dapatkan dengan cara yang mudah. Jika menengok kembali kehidupannya saat kecil dulu, tak ada satu orang pun yang menyangkan bahwa seorang Blankfein bisa menjadi miliarder seperti saat ini.

Baca Juga: Berawal dari Customer Service, Djohari Zein Sukses Dirikan JNE

Ia tak lahir dari keluarga kaya raya dan serba ada. Kehidupannya pas-pasan, ayahnya bekerja di kantor pos dan ibunya hanya seorang resepsionis. Ia dibesarkan di sebuah perumahan sederhana yang terletak di Brooklyn, Amerika Serikat (AS).

Pria kelahiran tahun 1954 itu mulai belajar bekerja sebagai penjual hotdog di Yankee Stadium. Ia mulai membangun jiwa pekerja dari sana.

Namun, bekerja saja baginya tak cukup. Ia juga ingin melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah. Dengan penuh perjuangan, Blankfein akhirnya berhasil mendapatkan beasiswa dan berkuliah di Jurusan Hukum, Harvard.

Baca Juga: Orang Terkaya di Venezuela Tajir Berkat Jadi Bankir

Singkat cerita, setelah lulus Blankfein pun bekerja di sebuah firma hukum New York selama beberapa tahun, tetapi Lloyd mulai bosan dengan pekerjaannya sebagai pengacara dan gaya hidup tidak sehat yang menyertainya. Dia akhirnya mencoba melamar ke sejumlah perusahaan keuangan besar, namun selalu ditolak.

Akhirnya tiba saatnya ia diajak bekerja sebagai pedagang komoditas di J Aron & Company, yang pada 1981 menjadi anak perusahaan Goldman Sachs yang merupakan sebuah bank di AS. Pekerjaan inilah yang menjadi pintu gerbang kariernya hingga membawanya ke puncak kejayaan.

Memasuki tahun 1994, ia menjabat sebagai Kepala Divisi Mata Uang dan Komoditas. Seiring berjalannya waktu, ia dipercaya menjabat sebagai Co-Head dari divisi Pendapatan Tetap, Mata Uang dan Komoditas pada tahun 1997. Lalu pada tahun 2002, dia diangkat menjadi Ketua divisi yang sama.

Baca Juga: Bos Wings Group Jadi Crazy Rich Paling Sepuh di Indonesia

Kariernya terus mengudara. Di tahun 2004, Blankfein diangkat sebagai Presiden dan Kepala Operasional Goldman Sachs dan sampai tiba ia saatnya ia menduduki jabatan tertinggi sebagai Ketua dan Kepala Eksekutif. Pada 2015, kekayaan bersih Blankfein diperkirakan mencapai 1,1 miliar dolar AS, terdiri dari 2,2 juta saham Goldman Sachs dan 73 juta dolar AS di real estate New York.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA