Sabtu, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 Desember 2019

Sabtu, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 Desember 2019

Hotel Sekitar Kertajati Berikan Diskon Hingga 60 Persen

Rabu 10 Jul 2019 18:11 WIB

Red: Indira Rezkisari

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, Jawa Barat

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, Jawa Barat

Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Diskon hotel Kertajati hanya bagi penumpang dengan tiket atau boarding pass.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat menyatakan hotel yang berada di sekitar Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), di Kertajati, Kabupaten Majalengka, memberikan potongan harga. Potongan diberikan hingga 60 persen bagi penumpang yang menginap dan melakukan penerbangan melalui bandara ini.

"Alhamdulillah kemarin sudah disepakati ada harga spesial hotel untuk penumpang atau wisatawan yang terbang di Bandara Kertajati. MoU-nya ditandatangani di Hotel Aston, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Dedi Taufik, di Bandung, Rabu (10/7).

MoU tersebut dilakukan antara Disparbud Provinsi Jawa Barat dengan para pemilik hotel di bawah naungan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar di wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan. Menurut Dedi, penguatan Bandara Kertajati harus dilakukan oleh berbagai pihak. Kesepakatan juga sebagai bentuk dukungan menyusul kebijakan bus Damri dari Bandung ke Kertajati digratiskan selama setahun penuh.

Ia menjelaskan berkaitan dengan diskon, pihak hotel memberikan potongan harga sebesar 50 hingga 60 persen bagi penumpang maupun wisatawan yang melakukan penerbangan melalui BIJB. Syarat untuk mendapatkan potongan harga hotel tersebut calon penumpang cukup menunjukkan tiket atau boarding pass penerbangan.

"Jadi hal ini merupakan salah satu upaya promosi untuk meningkatkan tingkat kedatangan penumpang di BIJB semenjak dialihkannya sejumlah rute penerbangan dari Bandara Husen Sastranegara per 1 Juli kemarin," katanya.

"Saat ini sudah berlaku, memang belum semua hotel. Tapi sosialisasi terus berjalan," lanjut Dedi.

Sementara itu, Ketua PHRI Jawa Barat Herman Muhtar menjelaskan kesepakatan ini lahir untuk mempertahankan tren positif kunjungan wisatawan ke wilayah Ciayumajakuning (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan) pascaperalihan sebagian rute penerbangan dari Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati.

"Kebijakan diskon ini sudah berjalan. Sejauh ini sudah ada 24 hotel yang menjalankannya. Diantaranya di wilayah Cirebon tiga atau empat dan satu hotel di Majalengka. Jumlah hotel yang memberikan diskon bisa bertambah," terangnya.

Herman mengatakan kebijakan ini diujicobakan selama empat bulan dan jika hasilnya memuaskan, maka pemberian diskon terus diperpanjang selama setahun penuh. "Kami mengakui, kalau pemberian diskon ditinjau dari sisi bisnis, hitungannya ya rugi. Tapi ini untuk dukungan pemerintah sekaligus BIJB. Kalau trennya bagus, ini akan berdampak positif untuk industri hotel," katanya.



Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA