Sunday, 24 Zulhijjah 1440 / 25 August 2019

Sunday, 24 Zulhijjah 1440 / 25 August 2019

Trik Tambahkan Protein ke Diet Vegetarian

Sabtu 22 Jun 2019 00:19 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadhani/ Red: Indira Rezkisari

Jamur masak merupakan salah satu sumber protein bagi pelaku makan vegetarian.

Jamur masak merupakan salah satu sumber protein bagi pelaku makan vegetarian.

Foto: Torange
Sejumlah sayur, kacang-kacangan, dan bijian miliki kandungan protein yang kaya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kekurangan asupan protein kerap menjadi masalah bagi orang-orang yang menerapkan diet vegetarian. Hal ini patut mendapatkan perhatian lebih karena tubuh tak dapat memproduksi protein sehingga memerlukan asupan protein dari luar.

Baca Juga

Kekurangan asupan protein dapat memunculkan beberapa dampak yang merugikan kesehatan tubuh. Salah satu di antaranya adalah otot-otot tubuh menjadi kecil.

Namun tak perlu khawatir, orang-orang yang menjalani diet vegetarian sebenarnya tetap bisa mendapatkan asupan protein yang cukup. Kuncinya terletak pada strategi pengaturan makan. Berikut ini adalah beberapa strategi pemenuhan asupan protein untuk diet vegetarian seperti dilansir Times of India.

Protein Seimbang dan Variasi Padi-Padian

Orang yang menjalani diet vegetarian disarankan untuk mengonsumsi protein melalui kombinasi makanan. Sebagai contoh, mengonsumsi roti pita yang dikombinasikan dengan hummus.

Selain itu, orang-orang yang menjalani diet vegetarian juga dsarankan untuk mengonsumsi ragam padi-padian selain beras dan gandum. Quinoa, oat, dan buckwheat misalnya, memiliki kandungan protein yang lebih besar dibandingkan nasi dan gandum.

Kacang-Kacangan

Ketika menjalani diet vegetarian, ada baiknya mengonsumsi satu atau dia jenis kacang-kacangan setiap hari. Lengkapi kacang-kacangan ini dengan satu sendok biji-bijian panggang setiap hari untuk meningkatkan asupan protein. Lentil juga baik dikonsumsi oleh orang-orang yang menjalani diet vegetarian.

Selain itu, kedelai juga baik untuk dikonsumsi sebagai sumber protein. Beberapa contoh makanan olahan kedelai adalah tempe dan tahu.

Sayuran Bergizi

Beberapa jenis sayuran memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Kacang polong, brokoli, dan bayam yang sudah masak misalnya, memiliki kandungan protein sekitar 7 gram per cangkir.

Kentang, kembang kol, dan jamur yang sudah masak juga memiliki kandungan protein sebesar 5 gram per cangkir. Konsumsi sayuran yang kaya akan protein dapat menambah total asupan protein harian.

Ganggang Spirulina dan Susu

Protein juga bisa didapatkan dari ganggang spirulina. Sekitar 30 gram ganggang spirulina yang dimasukkan ke dalam segelas air dapat memberikan protein sebesar 8 gram.

Selain itu, susu juga baik untuk dikonsumsi oleh orang-orang yang menjalani diet vegetarian sebagai sumber protein. Selain meminum susu, produk olahan turunan susu juga boleh dikonsumsi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA