Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Jewel Changi Masuk Nominasi Festival Arsitektur Dunia 2019

Senin 08 Jul 2019 16:03 WIB

Rep: Noer Qomariah K/ Red: Indira Rezkisari

Pengunjung melihat instalasi air Rain Vortex di Jewel Changi, Singapura.

Pengunjung melihat instalasi air Rain Vortex di Jewel Changi, Singapura.

Foto: EPA
Jewel Changi dibangun dengan biaya 1,7 miliar dolar Singapura.

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA — Bandara Jewel Changi Singapura masuk dalam daftar nominasi penghargaan Festival Arsitektur Dunia 2019. Festival tersebut merupakan program penghargaan arsitektur terbesar di dunia.

Penyelenggara merilis daftar nominasi penghargaan pada Kamis (4/7). Ada 534 proyek dari 70 negara yang masuk dalam daftar tersebut.

Bandara Jewel Changi dirancang oleh Safdie Architects. Safdie Architects merupakan perusahaan di balik Marina Bay Sands Integrated Resort dan ArtScience Museum.

Kompleks ritel dan rekreasi senilai 1,7 miliar dolar Singapura di dalam bandara sebelumnya sudah dibuka pada April lalu. Bandara tersebut dikategorikan komplet sebagai bangunan dengan transportasi.

Seperti dilansir dari Malay Mail, penyelenggara festival mencatat bahwa Bandara Jewel Changi yang ramah lingkungan ini memiliki pusat bangunan di sekitar taman publik dalam ruangan seluas 15 ribu meter persegi. Di sana ada air terjun setinggi 40 meter dalam ruangan, serta 3.000 pohon dan 100.000 semak dari seluruh dunia. Di dalam situs websitenya, Safdie Architects menyatakan selama badai, resirkulasi dan air hujan alami akan mengalir lebih dari 10.000 galon per menit.

Ini membantu memberikan pendinginan dan aliran udara di lingkungan berlanskap, mengumpulkan air hujan yang signifikan untuk digunakan kembali di dalam bangunan.

Direktur program World Architecture Festival, Paul Finch mengatakan telah terinspirasi oleh tingkat inovasi dalam entri tahun ini yang menunjukkan berbagai cara yang luar biasa. “Para arsitek merespons iklim global dan keadaan darurat keanekaragaman hayati yang kita hadapi,” ujar Finch.

Ada delapan nominasi lain dalam kategori ini, termasuk Bandara Istanbul Turki, Stasiun Hong Kong West Kowloon, dan Dermaga Feri Barangaroo di Sydney, Australia. Selain itu daftar nominasi tahun ini juga mencakup kategori perumahan pribadi, pendidikan, infrastruktur, perawatan kesehatan, rumah sakit, bangunan budaya dan negara, dan proyek lanskap. Pemenangnya akan diputuskan selama festival pada 4 hingga 6 Desember 2019.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA