Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Pemkab Sleman Gelar Yoga Gencarkan Gaya Hidup Sehat

Jumat 05 Jul 2019 17:18 WIB

Red: Christiyaningsih

Yoga. Ilustrasi

Yoga. Ilustrasi

Foto: baltyra.com
Dalam yoga itu, dilakukan Yoga Ananda atau Ananda Integral Medititive (AIM) Yoga

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan program yoga bekerja sama dengan Anand Krishna Center Joglosemar. Kegiatan ini digelar di di Lapangan Pemda Kabupaten Sleman, Jumat (5/7) dalam rangka mengampanyekan gaya hidup sehat.

Kegiatan yoga bersama itu setidaknya diikuti 500 peserta. Peserta terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman, dan masyarakat umum.

Pengawas Anand Krishna Center Joglosemar Wayan Suriastini mengatakan dalam yoga bersama itu, dilakukan Yoga Ananda atau Ananda Integral Medititive (AIM) Yoga. Yoga ini diracik oleh Anand Krishna.

"Yoga dengan afirmasi ini akan mentransformasikan fisik, perasaan, pikiran dan membangunkan semangat yoga sejati dalam diri untuk hidup berdasarkan prinsip yoga," katanya.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun yang juga hadir mengatakan yoga secara teratur membuat tubuh sehat dan menjadikan pikiran dan perasaan tenang. "Tidak mengherankan apabila yoga akhir-akhir ini menjadi salah satu olahraga yang cukup diminati masyarakat. Jika sebelumnya yoga sering dikenal olahraga meditasi, kini yoga juga dipercaya dapat membakar kalori," kata Sri.

Menurut dia, saat ini kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui aktivitas berolahraga semakin meningkat. Hal tersebut dapat terlihat dari semakin banyaknya masyarakat yang aktif berolahraga, terlebih saat hari libur dan akhir pekan.

"Bangkitnya kesadaran masyarakat berolahraga salah satunya dikarenakan pada saat ini telah terjadi perubahan pola penyakit yang menyerang masyarakat kita. Jika dulunya yang banyak menyerang masyarakat adalah penyakit infeksi yang pengobatannya dengan jangka pendek, kini berubah menjadi penyakit degeneratif yang pengobatannya membutuhkan jangka waktu yang lama dan biaya yang tidak sedikit," katanya.

Ia mengatakan perubahan tersebut terjadi akibat pola hidup masyarakat yang kurang sehat, seperti mengonsumsi makanan yang kurang sehat, mengandung kolestrol ataupun lemak yang tinggi. "Karena itu melalui kegiatan yoga ini kita ajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat," katanya.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA