Sunday, 17 Zulhijjah 1440 / 18 August 2019

Sunday, 17 Zulhijjah 1440 / 18 August 2019

Restoku Bantu UMKM Kuliner Transformasi Digital

Senin 01 Jul 2019 11:46 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Christiyaningsih

Aplikasi Restoku membantu UMKM bidang kuliner menjalankan bisnisnya. Ilustrasi.

Aplikasi Restoku membantu UMKM bidang kuliner menjalankan bisnisnya. Ilustrasi.

Restoku adalah aplikasi bisnis kuliner berbasis komputasi awan

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Di era revolusi industri 4.0 saat ini, banyak pekerjaan yang bisa dilakukan lewat aplikasi hanya dengan menyentuhkan jari di layar ponsel. Restoku, sebuah aplikasi bisnis kuliner turut meramaikan geliat transformasi digital di Tanah Air.

Baca Juga

Aplikasi Restoku dikembangkan Ageng Sajiwo sebagai CEO dan Agil Tejo sebagai CTO. Tujuannya tidak lain untuk membantu UMKM bidang kuliner melakukan transformasi digital. Restoku dapat diunduh secara gratis di Android. Dengan bermodal ponsel pintar, pemilik usaha kuliner bisa memiliki sistem digital komprehensif berbasis komputasi awan.

"Layanan meliputi layanan Point of Sales, Point of Supply, dan Point of SDM," kata Ageng Sajiwo saat ditemui akhir pekan lalu.

Layanan Point of Sales membantu pebisnis mencatat uang masuk dan keluar. Termasuk mengelola pencatatan penjualan, pengaturan stok bahan baku, perhitungan food cost, dan pengelolaan pelanggan.

Selain meminimalkan kecurangan, sistem transparan dapat membantu pemilik bisnis melakukan analisis perkembangan. Utamanya, dari laporan penjualan yang diberikan sistem.

Layanan Point of Supply memungkinkan pemilik usaha memperoleh informasi mengenai harga bahan baku dan ketersediaannya. Restoku turut bermitra dengan supplier yang telah diseleksi.

Restoku menjembatani pula pekerja dengan pelaku usaha yang tengah membutuhkan karyawan melalui Point of SDM. Tentu saja, dengan formulir berstandardisasi dan kemitraan bersama pusat pelatihan.

"Restoku diharapkan dapat membuat pebisnis mendapatkan pemenuhan talenta secara cepat dan efisien, termasuk membantu mengurangi turn-over karyawan," ujar Ageng.

Ketiga layanan yang terintegrasi dalam Restoku memanfaatkan komputasi awan (cloud). Cloud memungkinkan terjadinya sinkronisasi dua arah baik pada saat digunakan pelayan, kasir, maupun pemilik bertransaksi.

Pada awal 2018, Bekraf mencatat 68 persen dari 8,2 juta unit usaha kreatif bergerak di bidang kuliner. Karenanya, Restoku hadir untuk memaksimalkan potensi bisnis unit-unit usaha tersebut.

Aplikasi Restoku tetap bisa digunakan saat tidak terkoneksi internet karena ketika daring semua data otomatis disimpan dan diselaraskan. Dengan machine learning dan big data Restoku dapat berperan menjadi mentor melalui pop-up pesan peringatan atau masukan dalam pengambil keputusan bisnis. Restoku bisa digunakan mengelola usaha kuliner tanpa komputer, tablet, atau printer kasir.

Tim Restoku saat ini memiliki basis operasional di Yogyakarta dan Surabaya. Usaha rintisan digital ini didirikan sejak Januari 2018. Saat ini aplikasi sudah diunduh lebih dari 10 ribu kali dan terus bertambah penggunanya. Restoku telah mendapatkan dana PPBT Ristek Dikti dan diinkubasi Amikom Business Park.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA