Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Jangan Sepelekan Peran Penting Vitamin D Bagi Tubuh

Selasa 25 Jun 2019 14:02 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Christiyaningsih

Matahari, sumber utama pembentukan vitamin D (Ilustrasi)

Matahari, sumber utama pembentukan vitamin D (Ilustrasi)

Sebagian orang mungkin hanya mengenal vitamin D sebagai vitamin untuk tulang dan gigi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peran vitamin D kadang terabaikan karena dianggap tidak begitu penting. Sebagian orang mungkin hanya mengenal vitamin D sebagai vitamin untuk tulang dan gigi. Padahal, peran vitamin D dalam kehidupan jauh lebih besar.

"Selama ini kita hanya tahu vitamin D hanya untuk tulang," jelas spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi Prasna Pramitha usai peluncuran sebuah produk asuransi kesehatan di Jakarta belum lama ini.

Selain menunjang kesehatan tulang dan gigi, vitamin D juga memainkan peran penting di adalam tubuh. Salah satu peran tersebut adalah terkait metabolisme tubuh.

Metabolisme yang baik sangat dibutuhkan khususnya oleh penderita hipertensi dan penderita diabetes mellitus. Metabolisme yang lebih baik dapat membantu meringankan gejala-gejala yang mungkin timbul akibat penyakit-penyakit tersebut. "Semua metabolisme di dalam tubuh kita itu pakai vitamin D," lanjut dokter dari RS Premier Bintaro tersebut.

Vitamin D juga berperan penting bagi penderita alergi dan juga penderita autoimun. Prasna mengatakan kekurangan vitamin D dapat membuat gejala atau keluhan pada penderita autoimun menjadi lebih berat. "Namun jika kekurangan vitamin D-nya diperbaiki, pasien akan lebih baik," tambah Prasna.

Ironisnya, kekurangan vitamin D masih cukup umum ditemukan di tengah masyarakat Indonesia. Padahal masyarakat Indonesia tinggal di negara tropis yang kerap mendapatkan paparan sinar matahari. Sinar matahari merupakan salah satu faktor terpenting yang diperlukan untuk mendorong produksi vitamin D di dalam tubuh.

Selain dari sinar matahari, vitamin D juga bisa didapatkan melalui makanan seperti ikan tuna, hati sapi, dan salmon. Jika paparan sinar matahari dan asupan makanan dirasa belum cukup, konsumsi suplemen vitamin D boleh dilakukan.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA