Tuesday, 19 Zulhijjah 1440 / 20 August 2019

Tuesday, 19 Zulhijjah 1440 / 20 August 2019

Talago Anguih, Tempat Main Sepeda Air dan Pacu Perahu

Senin 24 Jun 2019 13:45 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Talago Anguih.

Talago Anguih.

Foto: youtube
Talago Anguih menjadi salah satu destinasi wisata baru di Sumatra Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, TANAH DATAR -- Talago Anguih menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Lokasinya terletak di Simpang Kulik Manih, Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo.

Talago Anguih adalah telaga seluas 2,5 hektare yang dilengkapi sejumlah wahana bermain anak, seperti sepeda air. Dengan membayar sewa Rp 10 ribu, pengunjung sudah bisa menyusuri telaga dengan sepeda air berkapasitas dua orang dewasa dan dua anak.

Pengelola wisata Talago Anguih, Delfi Adri, di Batusangkar, Senin, mengatakan talago atau telaga ini baru dibuka untuk umum setelah Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah. Para pemuda Nagari Taluak yang telah membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) bersepakat dengan niniak mamak atau tokoh adat dan tokoh masyarakat untuk menjadikan Talago Anguih menjadi objek wisata, dan menjadi salah satu unit usaha Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag).

"Melalui dana nagari kemudian dibeli empat unit sepeda air, tiga unit perahu dayung, dan satu unit perahu mesin," kata Delfi yang juga Ketua BUMNag Nagari Taluak.

Setelah jadi destinasi wisata, keberadaan Talago Anguih telah berdampak pada perekonomian masyarakat setempat. Terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang menjadi peluang usaha baru bagi warga sekitar untuk membuka usaha berjualan di sekitar objek wisata.

Melihat besarnya peluang ke depan pihaknya akan membangun sejumlah fasilitas pendukung lainnya agar selalu ada yang baru untuk wahana permainan di sekitar Talago Anguih. Jaringan listrik, pembangunan spot foto, flying fox, dan dermaga yang representatif untuk sandaran kapal mendesak untuk diadakan, termasuk bangunan untuk para pedagang UMKM berjualan.

Delfi berharap pembangunan ini bisa didukung pemerintah setempat terutama Dinas Pariwisata Tanah Datar, dan partisipasi para perantau.

"Untuk membangun itu semua membutuhkan biaya yang cukup banyak, sementara dana nagari terbatas, jadi kami berharap ada bantuan dari pemerintah dan perantau," ujarnya.

Talago Anguih juga menjadi embung yang menampung air untuk mengairi sawah petani sekitar. Sebab air talago ini juga telah mengairi sawah yang berada di bawahnya.

Wali Nagari Taluak Pendi Aswil mengatakan, pengembangan Talago Anguih jadi objek wisata untuk memberikan sumber pendapatan bagi nagari. Acara pacu perahu yang digelar pada Sabtu (15/6) menjadi event yang menarik masyarakat dan kawasan itu menjadi ramai bukan hanya dari warga sekitar, tapi juga dari kabupaten kota lain.

"Kalau event ini bisa masuk menjadi kalender wisata pemerintah Tanah Datar, tentu akan sangat bagus," kata dia.

Ia mengapresiasi pemuda setempat yang telah mengelola Talago Anguih menjadi destinasi wisata baru di Lintau Buo, khususnya dan Tanah Datar umumnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA