Tiket.com Sebut Pesanan Tiket Mudik dengan Pesawat Meningkat

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda

 Selasa 21 May 2019 08:20 WIB

Co-Founder dan Chief Marketing Officer Tiket.com Gaery Undarsa Foto: Republika/Rahayu Subekti Co-Founder dan Chief Marketing Officer Tiket.com Gaery Undarsa

Tiket.com menduga masyarakat mencari tiket mudik dengan harga yang paling kompetitif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tingginya harga tiket pesawat tak menyurutkan minat masyarakat untuk mudik. Setidaknya, itu yang tergambar dari klaim peningkatan pemesanan tiket pesawat terbang melalui tiket.com.

Chief Marketing Officer & Co-founder tiket.com, Gaery Undarsa menyatakan, pemesanan tiket pesawat terbang untuk mudik tahun 2019 mengalami lonjakan cukup besar. Peningkatannya mencapai 150 persen dari periode mudik tahun 2018.

Semetara itu, pemesanan tiket kereta api meningkat hingga 52 persen. Lantas, pemesanan hotel melalui tiket.com mengalami peningkatan sebanyak 200 persen dari periode mudik tahun 2018.

Gaery mengaku tidak mengetahui secara detail alasan dibalik tingginya jumlah pemesanan tiket melalui tiket.com, di saat tiket pesawat melonjak. Ia menduga, hal itu mungkin disebabkan oleh kompetitifnya harga yang ditawarkan tiket.com.

"Bisa jadi juga yang biasa beli tiket aplikasi lain atau melalui offline, setelah tahu harga yang diberikan kami lebih murah jadi pesan melalui tiket.com," kata Gaery di Jakarta, Senin (20/5).

Tiket.com, menurut Gaery, memang memiliki sistem dan tim khusus untuk menganalisis dan membandingkan harga jual dari kompetitor, terutama untuk rute perjalanan udara yang paling ramai domestik. Ia menyebutkan, rute sibuk itu antara lain Jakarta- Surabaya, Jakarta- Medan, dan Jakarta-Bali.

Sementara itu, untuk memaksimalkan layanan bagi para pemudik, Gaery mengatakan, tiket.com sudah meningkatkan customer care melalui layanan chat Whatsapp selama 24 jam setiap harinya.

"Kalau sedang liburan atau mudik kan pasti repot, apalagi kalau ada kendala soal tiket atau lainnya. Nah saat bepergian itu butuh pertolongan simpel, maka layanan chat ini akan sangat membantu pelanggan," jelas dia.

Selama hampir tiga pekan berjalan, menurut Gaery, konsumen paling banyak memanfaatkan layanan tersebut untuk refund serta mengatur ulang jadwal. Ia mengatakan, dalam keadaan normal, pesan pelanggan akan dibalas dalam rentang waktu lima menit, namun jika sedang ada konser atau sale besar layanan chat akan sedikit lambat responsnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X