Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Penghasilan Tambahan Jangan Bebani Pemasukan Utama

Jumat 17 May 2019 11:26 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Indira Rezkisari

Perencanaan keuangan

Perencanaan keuangan

Foto: flickr
Penghasilan utama tetap harus menjadi prioritas yang dijaga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mencari penghasilan tambahan untuk menjaga arus kas berjalan baik sangat disarankan. Perencana keuangan Melvin Mumpuni mengingatkan, menjaga penghasilan utama namun tetap lebih baik ketimbang memburu penghasilan tambahan.

Mencari penghasilan tambahan memang sangat disarankan untuk membuat keamanan dalam keuangan. Ketika satu pemasukan menghilang, maka ada pemasukan lain yang bisa mengganti untuk sementara.

Tapi, terkadang orang justru melupakan untuk menjaga penghasilan utama. Hal ini, menurut Melvin, perlu diperhatikan dan justru tidak boleh dibalik, penghasilan utama tetap harus menjadi prioritas yang dijaga.
 
Melvin menceritakan, pernah mendapatkan klien yang memintanya untuk memberikan pemahaman kepada karyawan seputar mencari tambahan pemasukan. Ketika itu karyawan yang bekerja di sebuah perusahaan menggunakan hari liburnya untuk bekerja sebagai pengemudi taksi daring.

"Kerja dari Senin sampai Jumat, idelanya Sabtu Ahad ini dipakai buat istirahat supaya Senin bisa kerja lagi," kata Melvin dalam acara "Perkenalan Teman Treasury", beberapa waktu lalu.

Pendiri Finansialku ini pun menyarankan, pemasukan dari penghasilan tambahan sebaiknya digunakan untuk memenuhi cicilan dan melunasi utang. Jangan gunakan untuk membeli suatu barang yang konsumtif atau tidak produktif.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA