Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tidak Semua Orang Boleh Memutihkan Gigi

Rabu 01 May 2019 04:00 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Christiyaningsih

Memeriksakan gigi (ilustrasi)

Memeriksakan gigi (ilustrasi)

Foto: safebee
Memutihkan gigi atau bleaching kian digemari masyarakat Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selain veneer gigi, perawatan estetika gigi yang kian digemari masyarakat Indonesia adalah bleaching atau memutihkan gigi. Tetapi ternyata tidak semua orang bisa melakukannya. Siapa saja yang boleh dan tidak boleh melakukan bleaching gigi?

Pengajar konservasi gigi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran Irmaleny menjelaskan pemutihan gigi boleh dilakukan jika usia pasien sudah mencapai 17 tahun. Ini terkait masalah jaringan gigi dan gigi pasien.

"Harus usia 17 tahun ke atas. Karena kalau anak kecil ruang sarafnya besar. Kalau bleaching takutnya mengenai saraf dan akan membuat gigi non vital jadi mati," ujarnya.

Selain itu, pemutihan gigi harus dilakukan pada gigi sehat. Jika gigi pasien karies atau berlubang, maka harus menyehatkan gigi dan jaringan gigi terlebih dahulu. "Kalau ada lubang, bleaching akan sangat sakit dan lubang makin besar. Gigi berantakan juga harus dirapikan dulu baru diputihkan," jelas Irmaleny.

Pada proses pemutihan gigi, warna gigi diputihkan sesuai dengan warna kulit. Untuk kulit orang Indonesia yang sawo matang, gigi tidak boleh diwarnai terlalu putih.

Gigi yang terlalu putih akan membuat pemilik kulit sawo matang mirip seperti orang Negro. "Ada masyarakat yang mau putih sekali, tidak natural. Dokter gigi harus berikan edukasi," tambahnya.

Pemutihan gigi juga tidak bisa dilakukan instan dengan sekali sikat. Dalam kedokteran gigi tidak ada yang instan. Proses yang instan tersebut justru akan membuat abrasif atau gigi habis.

Email gigi akan terbuang, giginya sakit, bahkan habis. "Bukan bagus, malah rusak," ujarnya. Jadi untuk pemutihan gigi harus dilakukan dengan alat tepat, bahan tepat, dan yang melakukannya juga harus tepat.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA