Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Kopi Dapat Tingkatkan Kinerja Olahraga, Benarkah?

Senin 22 Apr 2019 01:36 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Perempuan meminum secangkir kopi.

Perempuan meminum secangkir kopi.

Foto: pixabay
kopi direkomendasikan dikonsumsi 45 menit sebelum olahraga untuk tingkatkan kinerja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kopi adalah salah satu minuman paling populer di dunia. Hampir setengah populasi orang dewasa di Australia meminumnya.

Baca Juga

Selain menikmati rasanya, alasan utama minum kopi adalah memasukkan kafein ke dalam aliran darah. Kafein dapat membantu seseorang tetap terjaga, meningkatkan kewaspadaan, meningkatkan konsentrasi, meningkatkan kinerja kognitif, dan mempertajam daya ingat jangka pendek, serta keterampilan memecahkan masalah.

Pun, kafein dapat meningkatkan kinerja fisik. Peneliti kemudian meninjau lebih dari 300 studi utama dengan lebih dari 4800 peserta.

Mereka menemukan peningkatan kinerja olehraga setelah asupan kafein yang berkisar dari dua hingga 16 persen. Mereka yang merespon paling kuat terhadap kafein munfkin melihat peningkatan sekitar 16 persen, tetapi ini tidak biasa. Bagi kebanyakan orang, perbaikan kemungkinan berkisar antara dua hingga enam persen.

Ini mungkin tidak tampak banyak dalam konteks kehidupan sehaqri-hari. Tetapi khusunya dalam olahraga kompetitif, peningkatn kinerja relative kecil dapat membuat perbedaan besar. Peneliti menemukan kafein dapat meningkatkan kemampuan seseorang untuk berlari dan bersepeda dalam waktu yang lebih lama.

Ketika lelah, zat kimia yang disebut adenosin berikatan dengan reseptornya di otak. Struktur kimia kafein mirip adenosin dan ketika dicerna,  zat ini bersaing dengan adenosine untuk reseptor ini.

Saat bangun tidur, adenosine memperlambat aktivitas otak dan menghasilkan rasa lelah. Ketika kita memiliki kafein, zat itu berikatan dengan reseptor adenosin. Ini mengurangi kelelahan dan persepsi tentang upaya latihan.

Para peneliti pernah berpikir efek kafein akan berkurang pada orang yang secara teratur minum banyak kopi. Namun penelitian telah menunjukkan kafein memiliki efek peningkatan kinerja terlepas dari kebiasaan.

Seperti yang dilansir dari Science Alert, Ahad (21/4), para ahli merekomendasikan mengkonsumsi kafein sekitar 45 sampai 90 menit sebelum olahraga. Beberapa bentuk kafein, seperti permen karet kafein diserap lebih cepat dan dapat menimbulkan efek peningkatan kinerja, bahkan ketika dikonsumsi sepuluh menit sebelum berolahraga.

Apakah ini berarti semua harus mengonsumsi kafein? Mungkin belum, meskipun oraang yang mengonsumsi kafein biasanya meningkatkan kinerja, bagi sebagian orang, efeknya dapat diabaikan.

Overdosis pada kafein dapat memiliki beberapa efek samping termasuk insomnia, gugup, gelisah, iritasi lambung, mual, muntah, dan sakit kepala. Diperlukan sejumlah eksperimen individu untuk mengetahui kafein akan meningkatkan kinerja olahraga atau hanya membuat sakit kepala.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA