Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Orang Dewasa Juga Perlu Waktu Bermain

Kamis 18 Apr 2019 04:00 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Christiyaningsih

Perempuan bermain game. Ilustrasi

Perempuan bermain game. Ilustrasi

Foto: CNN
Orang dewasa memikul lebih banyak tanggung jawab dan melupakan bermain

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bermain bukan hanya penting untuk anak-anak, tapi juga penting untuk orang dewasa. Tapi seiring bertambahnya usia dan memikul lebih banyak tanggung jawab, kita berhenti meluangkan waktu untuk diri kita sendiri. Kita sebagai orang dewasa terlalu sibuk berusaha agar segala hal lain dalam hidup kita berjalan dengan lancar.

Dilansir South China Morning Post, para ahli mengatakan bermain sama pentingnya dengan tidur untuk orang dewasa. Waktu bermain dikaitkan dengan peningkatan kreativitas dalam memecahkan masalah. Entah itu berseluncur, memantul di trampolin, atau menerbangkan pesawat, bermain sangat penting untuk kesejahteraan kita.
 
"Sebagai orang dewasa, menjadi sibuk dan merasa lelah, mudah tersinggung, stres dan khawatir sebagai akibatnya membuat kita merasa penting. Sementara bersenang-senang sama dengan tidak bertanggung jawab dan belum dewasa," jelas psikolog Mind Balance, Esslin Terrighena.

Pada kenyataannya orang dewasa membutuhkan keseimbangan antara bekerja dan bermain. “Bermain tidak hanya tentang bersenang-senang dan berhubungan kembali dengan anak batin kita. Itu dapat memiliki dampak yang sangat positif pada kesejahteraan fisik dan emosional kita juga," jelas Terrighena.

Waktu bermain dikaitkan dengan peningkatan produksi dopamin. Dopamin adalah hormon yang dikaitkan dengan peningkatan suasana hati, motivasi, kewaspadaan, dan kesehatan kardiovaskular dan kekebalan tubuh. Peningkatan dopamin juga memiliki efek relaksasi dan membantu mengurangi kekhawatiran dan kecemasan.

Selain itu, permainan dikaitkan dengan peningkatan kreativitas dalam memecahkan masalah, mengejar ide-ide baru, atau memiliki wawasan baru tentang tantangan. Hal ini dapat membebaskan kita untuk bertukar pikiran secara spontan dan menetapkan tujuan tanpa membatasi diri kita sendiri.

Bagi anak-anak, bermain sangat penting untuk pembelajaran dan pengembangan. "Mengapa kita berpikir ini berhenti ketika kita dewasa?" tanya Terrighena. Menurutnya bermain harus menjadi aktivitas seumur hidup.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA