Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Psikolog Sarankan Ortu Pantau Kegiatan Anaknya di Medsos

Jumat 12 Apr 2019 20:10 WIB

Rep: Inas Widyanuratika/ Red: Reiny Dwinanda

Ilustrasi Media Sosial

Ilustrasi Media Sosial

Foto: pixabay
Orang tua harus memantau polah anaknya di media sosial.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peristiwa kekerasan yang dialami AY (14) di Pontianak, Kalimantan Barat mengundang banyak perhatian. Terkait hal ini, psikolog Tika Bisono mengatakan orang tua harus mahir menggunakan media sosial.

Baca Juga

"Ini orang tua dan guru juga harus jadi orang sosmed (sosial media) dong," kata dia pada Republika.co.id, Jumat (12/4). 

 

Tika menyarankan, orang tua memiliki akun media sosial dan memantau kegiatan anaknya di internet. Sebab, saat ini pergaulan semakin luas tidak hanya di lingkungan nyata, namun juga di dunia maya. 

 

Di dunia maya, anak akan terpapar banyak hal. Apabila tidak ada yang mendampingi dan membatasi aktivitasnya dikhawatirkan penggunaan media sosial anak menjadi tidak terkendali. 

 

"Terserah mau pakai nama samaran atau enggak. Yang penting kan masuk ke ranah mereka. Jadi memang harus masuk ke dunia maya karena anak-anak sudah bergaulnya di situ," kata dia. 

 

Menurut Tika, berteman dengan anak di media sosial bukanlah bentuk orang tua paranoid. Ia berpendapat, sudah semestinya orang tua dan guru bisa mengikuti aktivitas anak di dalam media sosial.

 

Dengan begitu, polah anak yang tak wajar bisa segera terdeteksi. Apabila terdeteksi si anak melakukan hal yang tidak wajar maka akan bisa langsung ditegur secara privat tanpa harus dilakukan langsung di media sosial. 

 

"Misalnya, duh kok ini anak enggak sopan sih ngomongnya. Bukan berarti lalu ditegur di depan jutaan orang, tapi kan bisa dijapri (pesan pribadi)," kata Tika.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA