Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Risiko Jika Orang Tua tak Oleskan Tabir Surya di Kulit Anak

Kamis 04 Apr 2019 14:00 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Christiyaningsih

Tabir surya

Tabir surya

Foto: dailymail
Kebanyakan orang tua kurang menyadari pentingnya tabir surya untuk anak

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sebuah studi di Inggris mengungkap masih ada jutaan orang tua yang tidak melindungi kulit putra-putrinya dari paparan sinar matahari. Kebanyakan orang tua kurang menyadari pentingnya memakaikan tabir surya untuk anak.

General Manager Garnier UKI, Charlotte Blanchard, yang menggagas survei itu mengatakan orang tua punya berbagai alasan untuk tidak melakukannya. Sekitar sepertiga orang tua menganggap kulit anak-anak tidak membutuhkan perlindungan ekstra.

"Sebagai role model, orang tua dan guru seharusnya memberi contoh kepada anak-anak tentang pentingnya perlindungan terhadap sinar matahari, baik saat bersekolah atau di mana saja," kata Blanchard.

Studi menemukan setengah jumlah orang tua yang disurvei mengakui anaknya pernah mengalami sunburn atau kulit terbakar. Sepertiga dari mereka mengatakan penyebabnya adalah tidak mempersiapkan krim penangkal dengan baik.

Sebanyak 30 persen mengaku lupa mengaplikasikan ulang tabir surya di kulit anak secara berkala untuk pencegahan. Untungnya, masih ada 50 persen ayah dan ibu dari anak berusia lima sampai 11 tahun yang selalu melindungi kulit anak dengan tabir surya.

Saat memilih produk, lebih dari setengah orang tua membeli berdasarkan ulasan dan 38 persen memilih merek terkenal. Sementara, masih ada sepertiga orang tua yang tidak mengetahui pasti kepanjangan dari SPF pada tabir surya.

Pakar dermatologi Justine Kluk yang tidak terkait dengan studi sepakat dengan pentingnya anak mendapat perlindungan kulit dari tabir surya. Dia mengharapkan orang tua mulai menyadari mengenai kebiasaan baik itu.

"Aplikasi tabir surya paling krusial adalah antara April sampai September, ketika level sinar ultraviolet ada pada puncaknya," ujar Kluk dikutip dari laman Independent.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA