Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Aceh Jadikan Wisata Halal Sebagai Produk Unggulan

Rabu 27 Feb 2019 13:21 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Wisatawan berswafoto di lokasi wisata terapung Pantai Lhokseudu, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Rabu (13/2/2019).

Wisatawan berswafoto di lokasi wisata terapung Pantai Lhokseudu, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Rabu (13/2/2019).

Foto: Antara/Ampelsa
Wisata halal kini berkembang pesat di dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh menjadikan wisata halal sebagai produk unggulan guna menarik wisatawan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh Jamaluddin mengatakan wisata halal kini berkembang pesat di dunia.

"Aceh harus mampu mengambil keuntungan dari wisata halal tersebut. Karena itu, wisata halal menjadi produk unggulan Aceh," kata dia, Rabu (27/2).

Pernyataan tersebut dikemukakan Jamaluddin pada acara peningkatan sumber daya manusia pendukung wisata halal. Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta yang tergabung dalam Asosiasi Pelaku Pariwisata (ASPPI) Aceh.

Jamaluddin mengatakan, Pemerintah Aceh bekerja sama dengan semua pihak, termasuk ASPPI terus berupaya mengembangkan dan memajukan wisata halal.

Pengembangan wisata halal ini menjunjung tinggi budaya dan nilai-nilai syariah, termasuk di dalamnya penyediaan produk makanan halal yang dibuktikan dengan sertifikasi.

"Tanpa sertifikasi, produk makanan di Aceh sudah terjamin kehalalannya. Kendati begitu, produk makanan halal tersebut dibuktikan dengan sertifikasi guna meyakinkan wisatawan," katanya.

Oleh karena itu, Jamaluddin mengajak seluruh pelaku pariwisata memastikan usahanya sudah tersertifikasi halal, baik itu untuk produk makanan, maupun produk pariwisata lainnya, seperti perhotelan, serta jasa lainnya.

"Kami berharap pelaku pariwisata di Aceh memiliki kesadaran untuk mengurus sertifikasi halal usaha yang dijalan, sehingga Aceh sebagai tujuan wisata halal bisa terwujud," kata Jamaluddin.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA