Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

15 Cara Terbaik Melawan Pilek

Rabu 20 Feb 2019 14:23 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Ani Nursalikah

Pilek/ilustrasi

Pilek/ilustrasi

Foto: guardian.co.uk
Virus penyebab pilek bisa menempel pada berbagai objek, seperti pegangan pintu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selesma atau pilek merupakan penyakit yang cukup umum ditemukan di tengah masyarakat. Meski sama-sama disebabkan oleh virus, pilek berbeda dengan flu yang disebabkan oleh virus influenza. Flu umumnya disertai dengan gejala yang lebih berat seperti demam tinggi dan nyeri di seluruh tubuh.

Ada sekitar 200 jenis virus yang dapat menyebabkan terjadinya pilek. Beberapa virus yang paling sering menyebabkan pilek adalah rhinovirus, coronavirus, adenovirus dan coxsackievirus. Pilek ditularkan melalui percikan air liur yang keluar saat batuk, bersin, tertawa, dan bahkan saat bicara.

"(Penularan virus) bisa masuk ke tubuh orang terdekat melalui mata, hidung atau mulut," ujar Sarah Brewer seperti dilansir Marie Claire.

Virus-virus penyebab pilek juga bisa menempel pada berbagai objek seperti pegangan pintu, eskalator, dan keyboard. Di tempat-tempat ini, virus bisa berpindah ketika tersentuh tangan.

Salah satu cara terbaik mencegah terjadinya pilek adalah dengan membersihkan tangan secara rutin. Namun, perlu diketahui sabun antibakteri tidak membunuh virus penyebab pilek. Karena itu, pencegahan pilek akan lebih baik bila tangan dibersihkan dengan sanitiser tangan berbasis alkohol.

Namun bila sudah tertular pilek, ada beberapa obat yang bisa digunakan untuk menyembuhkan pilek secara efektif. Berikut ini adalah 15 cara terbaik untuk melawan pilek seperti dilansir Marie Claire.

Zinc lozenge

Studi oleh Helsinki University menemukan zinc lozenges dapat mempersingkat durasi pilek hingga empat hari. Namun jangan gunakan zinc lozenges lebih dari 100 mg per hari.

Probiotik

Makanan-makanan probiotik seperti yogurt bisa menjadi opsi sarapan yang baik untuk mencegah pilek. Selain itu, probiotik juga dapat mengurangi tingkat keparahan gejala pilek secara signifikan.

Olahraga

Saat pilek, olahraga mungkin bukan kegiatan yang menarik untuk dilakukan. Padahal olahraga sederhana seperti berjalan kaki selama 45 menit dapat membantu meningkatkan sistem imuntas tubuh.

Echinacea

Echinacea merupakan genus tumbuhan berbunga dan terna dalam famili Asteraceae. Studi terbaru oleh Profesor Johnston dari Royal Society of Medicine menunjukkan bahwa Echinacea dapat menurunkan kekambuhan infeksi saluran pernapasan sekitar 50 persen. Namun manfaat Echinacea masih diteliti lebih lanjut.

Parasetamol

Ketika sudah terkena pilek, cara terbaik yang bisa dilakukan adalah meredakan gejala. Menurut Profesor Johnston dari Royal Society of Medicine, parasetamol lebih unggul dari ibuprofen dalam hal menyembuhkan pilek.

Minum banyak cairan

Hal penting lain yang perlu diperhatikan ketika pilek adalah dehidrasi. Sangat mudah mengalami dehidrasi ketika pilek karena suhu tubuh yang tinggi dan peningkatan sekresi hidung. Solusinya adalah minum lebih banyak cairan.

Pangkas gula

Vitamin C baik untuk sistem imunitas tubuh. Sebaliknya, gula dapat memberi efek yang berlawanan terhadap sistem imunitas tubuh. Terlalu banyak konsumsi gula dapat mengganggu sistem imunitas tubuh. Oleh karena itu, sebaiknya batasi konsumsi gula ketika sedang pilek.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA