Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Daftar Makanan untuk Tidur Lebih Nyenyak Menurut Sains

Ahad 10 Feb 2019 11:07 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Minum susu (ILustrasi)

Minum susu (ILustrasi)

Foto: Health
Menu harian berprotein diketahui memengaruhi melatonin pengendali pola tidur

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pilihan makanan seseorang memengaruhi kondisi tubuhnya sehari-hari. Apa yang dimakan memiliki dampak besar pada fungsi organ, sistem kekebalan tubuh, produksi hormon, fungsi otak, serta memainkan peran besar menjaga kualitas tidur. 

Laman Inverse mengulas, menu harian yang sesuai memengaruhi hormon melatonin pengendali pola tidur. Jumlah melatonin yang diproduksi di otak serta seberapa efisien otak menggunakannya, sangat bergantung pada nutrisi makanan yang diasup.

Salah satu yang berdampak pada kadar melatonin adalah jenis protein bernama triptofan. Asam amino esensial ini tidak bisa dihasilkan sendiri oleh tubuh, tetapi hanya bersumber dari makanan. Nutrisi lain yang penting termasuk vitamin B dan magnesium. 

Dengan penjelasan ilmiah itu, maka masuk akal jika pola makan tidak memadai atau kekurangan nutrisi bakal berdampak buruk pada kualitas tidur. Apabila Anda menginginkan kualitas dan durasi tidur yang lebih baik, mulailah dengan memperhatikan apa yang dimakan.

Produk olahan susu termasuk makanan yang bisa membantu seseorang tidur lebih nyenyak. Susu merupakan sumber triptofan yang sangat baik, selain kandungan magnesium dan vitamin B yang membantu meningkatkan aktivitas dan ketersediaan triptofan. 

Menu kacang-kacangan juga mengandung semua nutrisi yang penting guna meningkatkan produksi melatonin dan mendukung pelepasannya. Begitu pula ikan sarden yang jika dimakan teratur akan membantu tidur lelap karena memuat triptofan, vitamin B, dan magnesium.  

Makanan lain termasuk tahu, paneer (sejenis keju mentah), kedelai, daging, dan pisang. Jangan tunggu sampai Anda mengalami kesulitan tidur, tetapi masukkan sederet menu tadi dalam menu harian dengan nutrisi seimbang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA