Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Cegah Kegemukan pada Anak dengan Tidur Cukup

Ahad 20 Jan 2019 03:53 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Israr Itah

 Remaja Laki laki tidur dengan menggunakan jam beker (ilustrasi).

Remaja Laki laki tidur dengan menggunakan jam beker (ilustrasi).

Foto: Republika/Musiron
Anak cenderung memiliki indeks massa tubuh tinggi ketika remaja akibat kurang tidur.

REPUBLIKA.CO.ID, Kualitas tidur masa kanak-kanak memegang peranan penting dalam menentukan berat badan anak ketika beranjak remaja. Anak-anak cenderung memiliki indeks massa tubuh lebih tinggi ketika remaja akibat kurang tidur atau tidur tidak teratur.

Ini diungkapkan tim peneliti dalam jurnal SLEEP. Penelitian ini melibatkan sebanyak 2.196 anak-anak. Berdasarkan penelitian, hanya sepertiga dari anak-anak tersebut yang secara konsisten mematuhi aturan tidur sesuai dengan usia mereka, yaitu 5-9 tahun.

Tim peneliti mengungkapkan bahwa anak-anak dengan rutinitas jelang tidur yang kurang baik cenderung memiliki durasi tidur lebih pendek. Selain itu, mereka juga cenderung memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi ketika berusia 15 tahun dibandingkan anak seusia mereka yang mendapatkan tidur cukup semasa kanak-kanak.

"Kami pikir tidur mempengaruhi kesehatan fisik dan mental, serta kemampuan untuk belajar," papar profesor dari University of Pennsylvania Orfeu Buxton seperti dilansir dari Indian Express, Sabtu (19/1).

Berdasarkan temuan ini, tim peneliti menekankan pentingnya membentuk rutinitas tidur yang baik pada anak sejak masa kanak-kanak. Orang tua dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan kebiasaan tidur yang baik pada anak sejak dini.

"Membentuk rutinitas (tidur) yang tepat pada masa kanak-kanak penting bagi kesehatan anak-anak di masa depan," terang Buxton.

Anak-anak sebaiknya dibiasakan sudah berbaring di tempat tidur beberapa saat sebelum waktu tidur. Hal ini perlu dilakukan karena sebagian anak cenderung mengalami kesulitan untuk langsung tertidur sesaat setelah berbaring di atas kasur.

Di sisi lain, orang tua juga perlu mendapatkan pemahaman dan edukasi yang baik mengenai tidur yang sehat. Edukasi ini penting untuk ditekankan kepada keluarga, khususnya keluarga berpengahsilan maupun berpendidikan rendah.

Menurut Sleep Foundation, tiap jenjang usia anak emmiliki kebutuhan tidur yang ebrbeda. Anak berusia 1-2 tahun direkomendasikan untuk mendapatkan tidur selama 11-14 jam per hari. Anak-anak usia prasekolah yaitu 3-5 tahun disarankan untuk mendapatkan tidur 10-13 jam per hari.

Anak-anak berusia 6-13 tahun sebaiknya mendapatkan waktu tidur selama 9-11 jam per hari. Sedangkan rekomendasi tidur untuk remaja berusia 14-17 tahun adalah 8-10 jam per hari. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA