Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Tertarik Fitness CrossFit? Ketahui Hal Ini Dulu

Senin 10 Dec 2018 15:39 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

fitness crossfit

fitness crossfit

Foto: menshealth.com/gettyimages
Crossfit memaksimalkan gerakan yang dilakukan saat berolahraga dalam waktu minim

Apa Yang Perlu Dipikirkan Sebelum Mulai CrossFit

Orang-orang yang mengangkat beban seberat 136 kilogram atau 300 pon mungkin merupakan pemandangan yang bisa ditemukan saat mengunjungi box. Peserta CrossFit baru mungkin akan tergoda untuk melakukan hal yang sama. Jauhkan pikiran yang kompetitif seperti ini.

"Mereka ingin melakukan apa yang orang lain sedang lakukan. itu cara yang salah untuk melakukan CrossFit," tukas  Creighton.

CrossFit harus dilakukan secara bertahap sebelum akhirnya mencapai tahap akhir. CrossFit tidak bisa langsung dilakukan pada tingkat paling berat tanpa melalui tahap demi tahap.

Apakah CrossFit Berbahaya?

Setiap olahraga pada dasarnya memiliki risiko cedera. Akan tetapi risiko cedera yang berbahaya pada CrossFit cenderung dilebih-lebihkan menurut sebuah studi pada Desember 2018.

Berdasarkan studi dalam Orthopaedic Journal of Sports Medicine, CrossFit bisa dikatakan aman dibandingkan beberapa tipe latihan lain. Berdasarkan survei yang melibatkan 3.000 partisipan CrossFit, orang-orang yang lebih berisiko cedera adalah orang-orang yang baru melakukan CrossFit atau baru latihan kurang dari tiga hari per minggu. Cedera cenderung terjadi karena mereka belum terbiasa dengan gerakan yang dilakukan.

"Studi ini mengindikasikan bahwa cedera di antara partisipan CrossFit tidak setinggi yang sebelumnya diberitakan media," papar salah satu peneliti Yuri Feito.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA