Rabu, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Rabu, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Orang Tua Wajib Kontrol Penggunaan Gawai Anaknya

Ahad 18 Nov 2018 17:02 WIB

Red: Indira Rezkisari

Anak lebih baik banyak bermain di luar ruangan ketimbang berkutat dengan gawai.

Anak lebih baik banyak bermain di luar ruangan ketimbang berkutat dengan gawai.

Foto: flickr
Banyak anak yang kecanduan gawai karena orang tuanya tidak mengajak anak bermain.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menghindarkan anak dari gawai adalah hal yang mustahil. Namun orang tua diwajibkan untuk mengontrol dan membatasi penggunaannya.

Saskhya Aulia Prima, Psikolog dan pendiri Tiga Generasi mengatakan orang tua tidak akan bisa melarang anak untuk tidak bermain gawai. Yang bisa dilakukan adalah perlahan-lahan mengurangi kecanduan anak dengan mengajaknya bermain.

"Kalau kita anak sudah adiksi, kita enggak bisa menghilangkan adiksi itu. Misalnya dia main tiga jam, lama-lama dikurangi. Kita harus kurangi pelan-pelan. Kadang-kadang yang anak gawai itu, karena orang tuanya yang tidak mengajak main anaknya, nyanyi bareng atau ngobrol bareng," ujar Saskhya ditemui dalam acara "ELC Holiday Collection" di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Orang tua diharapkan bisa menjadi contoh bagi anaknya. Kalau orang tua sering memegang gawai di depan sang anak, pasti akan ditiru olehnya.

"Sebagai orang tua harus jadi role model. Kalau kita bilang anak nggak boleh main gawai, ya jangan di depan anak kita main gawai. Anak jadi lihat, lah orang tuanya main gawai, jadi dia ikut," jelas Saskhiya.

Selain itu, baiknya orang tua juga membuat peraturan yang ditaati bersama. Misalnya, pada ruang tertentu dilarang untuk bermain gawai.

"Misalnya di ruang makan, di ruang tidur, dan ruangan belajar free gadget. Di luar itu mungkin boleh ada. Makin lama, pelan-pelan menguranginya," katanya.

Menurut Saskhya, gawai dibutuhkan untuk mencari pengetahuan. Sedangkan untuk melatih kemampuan motorik, lebih baik menggunakan permainan.

"Kalau gawai itu lebih ke pengetahuan, kalau motorik itu tidak masuk. Semua tergantung umur," terang Saskhya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA