Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Sinar Mas Land Raih Penghargaan di Ajang Asia Property Award

Rabu 14 Nov 2018 21:47 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Sinar Mas Land menorehkan prestasi di kancah Asia melalui ajang Asia Property Award 2018 yang berlangsung di Bangkok, Thailand.

Sinar Mas Land menorehkan prestasi di kancah Asia melalui ajang Asia Property Award 2018 yang berlangsung di Bangkok, Thailand.

Foto: sinar mas land
Asia Property Awards 2018 ini diikuti oleh 44 pengembang properti terbaik .

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sinar Mas Land menorehkan prestasi di kancah Asia melalui ajang Asia Property Award 2018 yang berlangsung di Bangkok, Thailand. Melalui proyek BSD City, Sinar Mas Land berhasil mewakili Indonesia memenangkan penghargaan bergengsi dalam kategori The Best Township Development.

Sinar Mas Land menyisihkan finalis dari Filipina (Iloilo Business Park, Megaworld Corporation), dan Malaysia (Taman Seri Austin by UMLand). Managing Director President Office Sinar Mas Land Dhony Rahajoe menuturkan Asia Property Awards 2018 merupakan pengakuan atas pencapaian yang telah dilakukan perusahaan.

"BSD City sebagai kota mandiri ini, mampu menjaga relevansi pengembangan dengan seluruh stakeholders yang ada dan mampu memberikan solusi-solusi untuk kebutuhan mereka. Penghargaan internasional bergengsi seperti akan memberikan citra positif bagi perusahaan, dimata para stakeholder-nya," kata dia.

Asia Property Awards 2018 ini diikuti oleh 44 pengembang properti terbaik dari 14 negara Asia, termasuk Indonesia, Jepang, Cina serta negara-negara Asia Tenggara untuk menjadi yang terbaik di Asia dalam ajang ini. Perusahaan pengembang properti asal Indonesia tidak kalah dengan kompetitor dari negara lain, baik dalam hal kualitas desain, teknologi konstruksi, kualitas proyek, maupun kualitas pengelolaan.

photo
Sinar Mas Land menorehkan prestasi di kancah Asia melalui ajang Asia Property Award 2018 yang berlangsung di Bangkok, Thailand.

Sinar Mas Land telah membangun beberapa proyek prestisius di BSD City seperti Indonesia Convention Exhibition (ICE) yaitu gedung kovensi terbesar di Asia Tenggara, AEON Mall BSD City yaitu mall berkonsep dan bergaya Jepang pertama di Indonesia, serta kawasan perkantoran BSD Green Office Park seluas 25  hektar. BSD Green Office Park merupakan kawasan perkantoran pertama di Indonesia yang mendapat sertifikasi Green Mark District dari lembaga internasional BCA (The Building and Construction Authority), Singapura. Seluruh bangunan perkantoran di kawasan ini, harus mendapatkan sertifikasi Green Building.

Sinar Mas Land selaku pengembang kota mandiri BSD City sedang gencar menghadirkan fasilitas dan infrastruktur berbasis teknologi di kota satelit tersebut. Hal ini ditujukan untuk merealisasikan rencana perusahaan yang ingin menjadikan BSD City sebagai Integrated Smart Digital City yang didukung dengan sistem, fasilitas, serta infrastruktur teknologi dan digital untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari-harinya.

Keberadaan infrastruktur jaringan fiber optik tentu semakin memperkuat keunggulan BSD City karena didukung akses internet dan kecepatan pengiriman data, high resiliencies fiber backbone, keterbukaan akses untuk fleksibilitas, hingga kesiapan pelayanan cloud kelas dunia bisa dinikmati disini. Komitmen BSD City tak hanya sebatas hal diatas, menjadi bagian dari transformasi ini dengan diwujudkannya satu kawasan untuk komunitas Digital, yakni Digital Hub.

Digital Hub kawasan seluas 25,86 Ha terletak di bagian selatan Green Office Park, BSD City. Digital Hub merupakan inovasi Sinar Mas Land untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era teknologi digital akan kawasan yang memiliki infrastruktur dengan teknologi terkini, fasilitas lengkap, serta berlokasi strategis dan multi akses. K

awasan ini didedikasikan sebagai ‘Silicon Valley’ Indonesia, dipersembahkan khusus untuk menunjang operasional dan aktivitas keseharian perusahaan teknologi dan digital, mulai dari start up company, animation institution, technology leaders, hingga institusi pendidikan yang bergerak di bidang IT Science.

Kawasan Digital Hub telah mulai konstruksi pada kwartal kedua di 2017 dan menelan total biaya hingga Rp 7 triliun. Digital hub akan dilengkapi beberapa fasilitas seperti interaktif meeting room, mesin 3D printing, gaming room, VR room, Segway dan fasilitas lain yang semua ini dapat digunakan bersama-sama untuk kepentingan komunitas di Digital Hub.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA