Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Timbunan Plak Sebabkan Penyakit Gusi

Jumat 09 Nov 2018 16:20 WIB

Red: Ani Nursalikah

Kebiasaan berkumur dengan obat kumur akan meningkatkan kesehatan gigi dan mulut.

Kebiasaan berkumur dengan obat kumur akan meningkatkan kesehatan gigi dan mulut.

Foto: webmd
Plak gigi mulai mengeras dalam waktu 48 jam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dosen Fakultas Kedokteran Gigi Fakultas Universitas Indonesia Sri Angky Soekanto mengatakan bakteri dan sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi menimbulkan timbunan plak. "Plak gigi atau dikenal biofilm adalah lapisan tipis protein dan bakteri yang menumpuk di permukaan gigi. Karena tubuh tidak berdiri sendiri, tubuh tidak dapat secara alami menghilangkan plak sendiri," ujar Angky saat berbincang dalam Media Education On Gum Care with Listerine di Jakarta, Jumat (9/11).

Air liur tidak selalu cukup untuk menyapu kotoran gigi. Jika kotoran gigi tidak dibuang dengan benar, plak gigi mulai mengeras dalam waktu 48 jam dan membentuk tartar (karang gigi) atau zat keras dalam tujuh hingga 10 hari.

"Plak ini biasanya disebabkan kebiasaan menyikat gigi dan flossing yang buruk. Berkumur itu penting untuk mencegah terjadinya plak pada daerah antargusi dan gigi, yang tidak bisa dijangkau oleh sikat gigi dan flossing," kata Angky.

Menurut pakar biologi oral ini, plak yang menumpuk dalam jangka panjang akan menimbulkan proses peradangan. Hal itu menyebabkan gusi menjadi meradang yang disebut gingivitis.

"Bila gingivitis dibiarkan, bisa meluas menjadi periodontitis atau radang pada jaringan penyangga gigi.  Jika periodontitis itu terjadi, maka tulang gigi rusak dan gigi mudah goyang, sehingga bisa tanggal," katanya.

Faktor risiko yang berisiko terjadinya penyakit gusi adalah kebiasaan merokok. "Merokok juga bisa membuat pengobatan penyakit gusi kurang berhasil," ujarnya.

Baca Juga

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA