Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Terapi Menangis Cara Bebaskan Hidup dari Stres

Sabtu 03 Nov 2018 13:01 WIB

Rep: Christiyaningsih/ Red: Friska Yolanda

Menangis

Menangis

Foto: Flickr
Menangis akan merilis endorfin yang menciptakan rasa bahagia dan kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bagaimana caranya agar kita terhindar dari sakit kepala akibat stres menjalani kehidupan sehari-hari? Alih-alih memperbanyak tertawa, tidur, atau minum kopi, akademisi Jepang justru menyarankan untuk menangis.

Mantan guru SMA di Jepang bernama Hidefumi Yoshida mendaku dirinya sebagai 'guru air mata'. Dia mengadakan workshop reguler dan mengajar di berbagai tempat untuk mengedukasi manfaat menangis. 

"Menangis lebih efektif mengurangi stres daripada tertawa atau tidur," kata pria 43 tahun itu kepada Japan Times yang dikutip Independent.

Yoshida menerangan dengan mendengarkan musik emosional, menonton film sedih, dan membaca buku beralur pilu bisa menjaga kesehatan mental. Kegiatan-kegiatan tersebut menstimulasi saraf parasimpatik yang mampu memperlambat detak jantung. Efeknya adalah pikiran menjadi lebih tenang. "Jika anda menangis sekali dalam sepekan, hidup anda akan terhindar dari stres," imbuhnya.

Pada 2014 Yoshida membentuk tim dengan Hideho Arita, seorang profesor di Fakultas Kedokteran Toho University. Mereka merancang materi ajar yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat menangis.

Yoshida bukanlah orang pertama yang mengungkap manfaat menangis. Pada 1981 sudah ada studi berjudul Tear Expert yang dilakukan William Frey dari University of Minnesota. Dalam studinya, Frey mengklaim menangis akan merilis endorfin yang menciptakan rasa bahagia dan kesehatan. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA