Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Makanan Diet Ini Justru Kurang Baik untuk Kesehatan

Selasa 18 Sep 2018 14:53 WIB

Rep: Nora Azizah/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Beragam jenis sushi.

Beragam jenis sushi.

Foto: EPA
Minyak kelapa kandungan lemak jenuhnya tak berbeda jauh dengan mentega

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selama ini makanan diet selalu dianggap paling sehat, sebut saja Smoothie. Namun ternyata tidak demikian. Dilansir melalui People, dua ahli diet mengemukakan bahwa beberapa jenis makanan diet yang tren saat ini justru tidak bernutrisi baik. Bahkan, jenis makanan itu tidak bagus untuk pinggang dan kesehatan jantung.

Smoothie merupakan salah satu jenis makanan diet yang paling banyak dikonsumsi. Ada banyak jenis smoothie, salah satunya yang disajikan di dalam mangkuk. 

photo
Smoothie

Smoothie terdengar cukup sehat tetapi ternyata tidak mengandung karbohidrat. "Sebenarnya tergantung dari cara orang membuatnya tapi banyak resep justru mengindikasikan karbohidrat kosong," kata Ahli Diet asal Texas, Lauren Ott.

Baca: 7 Makanan Sehat yang Bisa Membuat Anda Sakit

Di dalam satu mangkung smoothie biasanya berisi sekitar lima jenis buah yang justru mengandung banyak gula. Smoothie sering kali dicampur dengan minyak kelapa. 

photo
Minyak kelapa.

Padahal, minyak kelapa merupakan salah satu makanan terburuk yang dikonsumsi. Minyak kelapa sering dianggap menjadi pengganti lemak jahat. Faktanya, minyak kelapa tidak jauh berbeda dari lemak jenuh yang ditemukan di mentega.

Selain smoothie, hummus atau kentang yang dihaluskan juga terkadang dianggap bisa menggantikan sumber kalori. Padahal, jumlah hummus yang dikonsumsi sering kali tak mencukupi kalori seseorang.

photo
Hummus dapat dibuat dengan blender

Untuk porsi seperempat cangkir mungkin bagus ditambahkan pada sandwich atau sayuran. Namun tentu seseorang harus menghitung jumlah asupannya.

Kemudian, sushi juga dianggap sehat karena menyajikan ikan mentah sebagai pengganti daging. Satu gulung sushi memiliki kandungan 300 hingga 400 kalori. Mungkin sushi memang sehat, tetapi ketika disajikan bersama tempura goreng tentu tidak benar.

photo
Beragam jenis sushi.

Selain sushi, burger vegetarian juga sering menjadi pilihan. Namun, burger vegetarian tidak mengandung protein sebanyak yang menggunakan daging kalkun. 

Terkadang ketika ingin lebih praktis, makanan diet mengandalkan salad siap saji. Dalam satu porsi salad siap saji umumnya mengandung 400 kalori. Rata-rata salad siap saji menggunakan saus vinaigrette yang lebih ringan dari saus krim. Tetapi herannya, di atasnya sering ditambahkan bacon bits dan keju berlemak. Keduanya harus dihindari karena bisa menambah jumlah kalori.

Para ahli diet mengatakan, meski tengah menjalani diet hendaknya seseorang tetap memerhatikan asupan gizi dari tiap makanan yang dikonsumsi. Kuncinya, jangan pernah lupa untuk melihat bahan-bahan dan informasi gizi pada makanan sebelum membeli.

Misalnya, ketika ingin mengonsumsi salad sebaiknya bisa memahami kandungan gizinya. Caranya, mungkin dengan membawa saus salad sendiri akan jauh lebih bergizi dan bernutrisi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA