Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Merinding Ternyata Sehat Bagi Jiwa

Kamis 13 Sep 2018 09:07 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Menonton live music memiliki beberapa efek positif bagi kesehatan.

Menonton live music memiliki beberapa efek positif bagi kesehatan.

Foto: EPA
Fenomena merinding ketika mendengar musik menandakan kepribadian empatik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pernahkah Anda menonton pertunjukan musik langsung yang begitu menyentuh sehingga kulit Anda merinding? Jika demikian, itu bisa menjadi tanda bahwa Anda cenderung menjalani kehidupan yang berprestasi, sehat, dan bahagia.

Selama musim panas, sebuah penelitian dilakukan di festival musik Reading dan Leeds untuk mengeksplorasi apakah merinding dapat berkorelasi dengan keadaan kesehatan seseorang dan kepribadian mereka.

Tim peneliti menemukan bahwa mereka yang mengalami merinding lebih mungkin untuk membina hubungan yang lebih kuat dengan orang lain. Termasuk mencapai prestasi akademis tingkat yang lebih tinggi sepanjang hidup mereka. Juga berada dalam kesehatan yang lebih baik daripada mereka yang tidak.

Studi Barclaycard, yang dipimpin oleh peneliti Harvard University Matthew Sachs dan profesor Universitas Oxford Robin Murphy, menilai tanggapan dari 100 orang yang menonton pertunjukan musik langsung sambil mengenakan perangkat pemantauan.

Para peneliti menganalisis tanggapan fisiologis peserta terhadap musik, sementara juga melakukan serangkaian tes psikometri untuk menentukan apa yang mengalami "momen merinding" mengatakan tentang seorang individu. Studi ini menyimpulkan bahwa 55 persen orang Inggris kemungkinan akan merinding ketika menonton pertunjukan langsung. Fenomena merinding kemungkinan besar terjadi dalam menit pertama.

Perempuan lebih cenderung menunjukkan respons emosional terhadap musik live. Sebanyak 55 persen dari peserta perempuan mengalami merinding dibandingkan dengan 46 persen laki-laki.

Menurut temuan para peneliti, mereka yang merinding setidaknya sekali selama festival lebih cenderung menggambarkan diri mereka sebagai "empatik" dan "menyenangkan" dalam hubungan.

Robin Murphy, peneliti di Oxford University, menjelaskan bagaimana penelitian ini memberi kesempatan bagi tim peneliti untuk mengeksplorasi "fenomena merinding" secara terperinci. "Hasil studi Barclaycard adalah yang pertama untuk menunjukkan ciri-ciri kepribadian yang berbeda yang mencirikan orang-orang yang mengalami merinding," katanya sepertin dilansir dari laman Independent, Kamis (13/9).

Bukti juga menunjukkan bahwa menjadi benar-benar terhubung dengan hiburan langsung dan merinding berdampak pada perasaan secara keseluruhan dan suasana hati.


Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA