Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Tujuh Makanan Pembersih Lemak Hati

Senin 10 Sep 2018 11:33 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Kunyit.

Kunyit.

Foto: Pixabay
Hati yang dipenuhi lemak akan mengganggu proses metabolisme dan penyaringan racun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA 00 Meski terbilang jarang, penyakit hati berlemak tidak bisa diabaikan begitu saja. Sebagai salah satu organ penting dalam tubuh, kesehatan hati harus tetap dijaga termasuk dari lemak-lemak yang menumpuk.

Menurut direktur Cleveland Clinic Center fir Functional Medicine, Mark Hyman, salah satu penyebab hati berlemak yaitu konsumsi gula dan tepung yang tinggi. Dia menjelaskan bahwa hati harus mengubah karbo yang berlebih lalu menyimpannya menjadi lemak.

"Karena kita memakan sangat banyak karbo, 137 kg gula dan tepung per orang setiap tahun, hati kemudian berubah menjadi tumpukan lemak karena tidak bisa memprosesnya dengan cukup cepat, lemak pun terperangkap di dalam hati," kata Hyman.

Jika hal ini terus-terusan terjadi, konsekuensinya lima persen dari hati dipenuhi oleh lemak. Proses metabolisme lemak dan penyaringan racun pun menjadi lambat. 

Secara fisik, hati pun akan membengkak dan terlihat lebam. Kondisi ini akan membuat hati berisiko terhadap berbagai penyakit. Namun, risiko ini bisa dihindari jika kesehatan hati dijaga sejak dini.

Salah satu caranya yaitu dengan memakan makanan dan minuman yang bisa membersihkan hati. Berikut beragam makanan yang bisa dikonsumsi untuk membersihkan hati dikutip dari woman world:

photo
Minyak kelapa

1. Minyak kelapa

Seperti semua lemak alami, minyak kelapa bisa membantu mengurangi ketergantungan gula. Menambahkan dua sendok makan minyak kelapa per hari bisa membantu memperbaiki hati walaupun tidak sepenuhnya menjalani diet sehat. 

photo
Sayur brokoli.

2. Sayuran cruciferous

Sayuran cruciferous adalah sayuran yang kaya akan nutrisi dan antioksidan. Sayuran ini akan membantu hati membersihkan racun serta bisa berfungsu sebagai anti-peradangan. Yang termasuk dalam jenis sayuran cruciferous diantaranya brokoli, kale, dan lobak.

photo
Bawang putih.

3. Sayuran kaya sulfur

Bawang merah dan bawang putih membantu hati menghasilkan air empedu yang berfungsi menghancurkan lemak. Sehingga tubuh menjadi lebih mudah mengubah karbo menjadi energi. Dandelion merupakan salah satu tanaman lain yang meningkatkan produksi air empedu. 

photo
Menikmati kopi di kafe.

4. Kopi

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi kopi memiliki dampak yang baik terhadap kesehatan hati. Hal ini dikarenakan kopi mengandung antioksidan yang baik. Mengonsumsi dua cangkir kopi setiap harinya baik untuk kesehatan hati.

photo
Kunyit.

5. Kunyit

Tanaman rempah ini kaya akan curcuma antioksidan yang baik untuk hati. Penelitian membuktikan bahwa kunyit bisa membantu meningkatkan pembakaran lemak untuk orang yang memiliki permasalahan hati secara genetik. 

6. Milk thistle

Milk thistle merupakan antibiotik yang berperan aktif membantu perbaikan kinerja hati apabila telah rusak. Konsumsi dua hingga tiga cangkir milk thistle per hari untuk membantu memperbaiki kinerja hati.

photo
Minuman air lemon

7. Air perasan Lemon

Air putih yang ditambahkan dengan satu perasan lemon akan membantu memenuhi kebutuhan vitamin C. Mengonsumsi satu sendok makan perasan lemon setiap hari akan membantu mengemulsi lemak.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA