Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Gangguan Mental Ancam Remaja yang Sering Main Internet

Rabu 18 Jul 2018 17:22 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Anak bermain dengan gawai.

Anak bermain dengan gawai.

Foto: Flickr
Risiko ADHD bisa meningkat hingga 11 persen bila ada peningkatan aktivitas digital

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Remaja saat ini lebih banyak menghabiskan waktu untuk berselancar di internet menggunakan gawai mereka. Dalam genggaman, banyak hal yang bisa mereka lakukan mulai dari mengerjakan tugas sekolah maupun sekadar melihat notifikasi media sosial. 

Namun menurut para ahli, terlalu sering terpapar gawai dapat menyebabkan gangguan mental. Dari pengamatan yang dilakukan peneliti terhadap 2.587 sekolah, ditemukan bahwa remaja yang terikat dengan 14 aktivitas media digital secara berkali-kali dalam satu hari dapat meningkatkan gejala ADHD. 

ADHD adalah gangguan mental anak berupa kondisi biologis yang membuat anak sulit untuk duduk diam dan berkonsentrasi. 10 dari 14 aktivitas dikaitkan dengan gejala ADHD. 

Baca: Pertanyaan Ini Bisa Ungkap Kebiasaan Anak Bermain Medsos

Salah satu gejala ADHD yang ditimbulkan yaitu kesulitan menyelesaikan tugas-tugas dan selalu menyisakan masalah jika diberi tugas. Gejala-gejala lain bisa bertambah setiap enam bulan selama dua tahun.

Aktivitas media digital itu meliputi pemantauan media sosial, sms, percakapan daring dan mengunggah foto, video, blog atau memperbaharui lini masa. Lebih dari setengah remaja yang disurvei melakukan aktivitas tersebut berkali-kali dalam sehari.

Risiko ADHD bisa meningkat 11 persen apabila terjadi peningkatan aktivitas media digital. Risiko ini dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan remaja yang tidak terikat dengan gawai dan aktivitas media digital.

Bulan lalu, Apple memperkenalkan fitur Screen Time untuk membantu para penggunanya membatasi penggunaan ponsel. Fitur ini juga membantu para orangtua untuk melacak aktivitas anak dan mengatur pembatasan waktu penggunaan ponsel.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA