Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Akan Ada 'Meditation Center' di Candi Borobudur

Ahad 17 Jun 2018 13:33 WIB

Red: Ani Nursalikah

Sejumlah Biksu dan umat Budha melakukan ritual doa pagi Waisak 2018 di Candi Borobudur, Magelang, Jateng, DI Yogyakarta.

Sejumlah Biksu dan umat Budha melakukan ritual doa pagi Waisak 2018 di Candi Borobudur, Magelang, Jateng, DI Yogyakarta.

Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko
Pembangunan sarana meditasi ini menjadi daya tarik tambahan.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Kawasan Taman Wisata Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, bakal dibangun Meditation Center sebagai sarana meditasi bagi pengunjung.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC) Ricky SP Siahaan mengatakan sarana meditasi tersebut dibangun di utara Hotel Manohara menghadap ke arah candi. "Dengan demikian apa yang menjadi aura Candi Borobudur akan terefleksikan kegiatan-kegiatan yang ada di sini," katanya, Ahad (17/6). 

Ia mengatakan selama ini tidak ada fasilitas yang memadai sehingga kegiatan meditasi masih kurang. Tetapi, di beberapa titik ada yang melakukannya secara kelompok kecil, seperti di kawasan Bukit Dagi Taman Wisata Candi Borobudur.

"Oleh karena itu kita coba membuat sarana tersebut karena sekarang ini meditasi dan yoga lagi tren," katanya.

Ia menuturkan komunitas meditasi dan yoga di sejumlah negara sudah banyak. Tidak adanya sarana pusat meditasi juga menjadi pertanyaan wisatawan mancanegara dan nusantara.

"Kalau ini candi Budha maka sangat melekat sekali dengan meditasi dan yoga, kenapa kita tidak membuat sarana tersebut," katanya.

Menurut dia, pembangunan sarana meditasi ini menjadi daya tarik tambahan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Ia menuturkan dengan adanya pusat meditasi, maka hal ini juga menjadi bagian dari tanggung jawab PT TWC dalam manajemen pengunjung, artinya agar tidak semua orang nanti ramai-ramai terpusat pada satu monumen tersebut.

"Selama ini candi itu dinaiki orang secara beramai-ramai, tetapi kalau mereka ada di sini di tempat untuk meditasi, mereka sambil menunggu untuk naik ke atas candi. Maka, mempunyai manfaat untuk bisa menguasai diri, kesabaran menunggu dan juga mendapatkan aura positif, energi positif lainnya melalui meditasi itu sendiri," katanya.

Sarana meditasi ini juga menjadi bagian menggali budaya-budaya yang sudah lama, yaitu meditasi dan yoga. Ia mengatakan pembangunan sarana meditasi tersebut, nantinya di sekelilingnya ada semacam kolam air sehingga terasa ada kesejukan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA